Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PNM Gandeng Pemkab Sambas dan Hipmi Bina 120 UMKM

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalimantan Barat dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan 120 pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM).
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 07 Mei 2014  |  16:38 WIB
Logo PNM. Bina 120 UMKM di Kalbar - Bisnis
Logo PNM. Bina 120 UMKM di Kalbar - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalimantan Barat dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan 120 pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM).

Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) ini mengangkat tema Kiat Sukses Menjadi Pengusaha, yang mana peserta pelatihan merupakan nasabah dari Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) klaster Singkawang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Uray Santosa selaku Asisten Setda Kabupaten Sambas dan Juliarti Djuhardi Alwi selaku pemateri.

Sri Indrajaya, Pemimpin PNM Cabang Pontianak, menuturkan PNM secara intensif memberikan jasa pelatihan, pendampingan, dan konsultasi kepada nasabah ULaMM sebagai bentuk komitmen perseroan dalam membantu pemerintah memberdayakan UMKM.

Tujuan dari kegiatan pelatihan dan pembinaan ini adalah untuk memberikan motivasi dan kiat-kiat pengembangan usaha oleh pelaku UMK agar lebih maju dan memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi tantangan dan dinamika perekonomian nasional.

“Untuk itu, kami menggandeng Pemkab Kabupaten Sambas dan Hipmi Kalimantan Barat agar efektivitas dari program PKU ini lebih dirasakan UMKM,” tuturnya dalam siaran pers, Rabu (7/5/2014).

Yusril Ardiansyah, Kepala Divisi PKU PNM, menjelaskan dalam memberdayakan UMK, PNM tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menyediakan jasa non-finansial berupa pelatihan dan pendampingan usaha.

Kombinasi antara jasa finansial dan non-finansial ini menjadi keunikan tersendiri bagi PNM dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya.

“Sebagai lembaga keuangan non-bank milik negara, PNM senantiasa melakukan pendampingan serta pelatihan tentang pengelolaan menajemen serta keuangan kepada para pelaku UMKM yang menjadi mitra, guna meningkatkan kualitas, sehingga memiliki daya saing,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2013, PNM aktif memperluas jaringan dengan menambah 100 gerai UlaMM, 22 klaster, 3 kantor cabang pembantu, serta meningkatkan status empat kantor cabang pembantu menjadi kantor cabang.

Dengan demikian, saat ini PNM memiliki 706 jaringan layanan, yang terdiri dari 26 cabang, 4 cabang pembantu, 97 klaster dan 578 gerai UlaMM, yang menjangkau 2.799 kecamatan di seluruh Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pnm permodalan nasional madani
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top