Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Mal Tetap Berjalan Meski Ada Moratorium

Meskipun diberlakukan pembatasan sementara (moratorium) pembangunan mal di Jakarta, lembaga riset Colliers International Indonesia mencatat terdapat rencana penambahan pusat perbelanjaan sebanyak 10 mal.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 04 April 2014  |  16:49 WIB
Salah satu proyek baru mal - JIBI
Salah satu proyek baru mal - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—Meskipun diberlakukan pembatasan sementara (moratorium) pembangunan mal di Jakarta, lembaga riset Colliers International Indonesia mencatat terdapat rencana penambahan pusat perbelanjaan sebanyak 10 mal.

Setidaknya, terjadi penambahan 381.200 m2 ruang ritel baru di Jakarta selama periode 2014-2016.

Senior Associate Director Retail Service dari Colliers International Indonesia Steve Sudijanto mengatakan jika pembangunan mal sudah dimulai, artinya mal tersebut telah memiliki izin prinsi pembangunan sebelum moratorium diberlakukan.

Lagipula, sambungnya, moratorium ini tidak berlaku secara menyeluruh. Artinya, pemerintah daerah tetap memberikan izin pembangunan untuk kawasan yang dianggap masih bisa menyerap.

“Pembangunan mal misalnya diperbolehkan di Jakarta Timur, karena populasinya masih sedikit di sana. Dalam peraturan, selama luasan di bawah 5.000 m2, masih diperbolehkan. Jika di atas itu, akan dipertimbangkan,” paparnya, Jumat (4/4/2014).

Atau, bisa saja luasan mal tersebut masih masuk dalam batasan yang ditetapkan, sehingga masih memperoleh izin pengembangan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mal moratorium mal
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top