Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenakertrans Segera Terbitkan Standard Kompetensi Tukang Las

Kemenakertrans segera mengatur seluruh jenis kompetensi pekerjaan, termasuk bidang pengelasan, menyusul desakan asosiasi pengelasan.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 12 Maret 2014  |  20:31 WIB
Pemerintah harus segera mengatur kelengkapan kompetensi khusus terhadap pengelas asing.  - pixabay.com
Pemerintah harus segera mengatur kelengkapan kompetensi khusus terhadap pengelas asing. - pixabay.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kemenakertrans segera mengatur seluruh jenis kompetensi pekerjaan, termasuk bidang pengelasan, menyusul desakan asosiasi pengelasan.

“Hal itu dilakukan untuk membentengi tenaga kerja lokal dari gempuran tenaga kerja asing,” kata Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Kemenakertrans Reyna Usman, Rabu (12/3/2014)

Saat ini, jelasnya, seluruh kompetensi sedang dirumuskan bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menegaskan untuk tenaga kerja asing harus memiliki kemampuan diatas tenaga kerja lokal.

“Jadi tenaga kerja asing harus tetap mengadakan alih teknologi dan pengetahuan meski pasar kerja dibuka seluas-luasnya.”

Asosiasi Pengelasan Indonesia mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan beleid yang mengatur peningkatan kompetensi khusus pengelas guna mengantisipasi dampak buruk implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015.

Presiden Asosiasi Pengelasan Indonesia Achdiat Atmawinata mengatakan pemerintah harus segera mengatur kelengkapan kompetensi khusus terhadap pengelas asing.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kementerian Perindustrian, harus segera menerbitkan aturan yang jelas terkait standar jenis pekerjaan yang tumbuh seiring dengan industri logam ini.

Pengaturan tersebut harus memuat pemenuhan kewajiban kepemilikan sertifikat kemampuan yang berlaku di Indonesia, pembuktian melalui uji kompetensi di balai latihan kerja (BLK), serta keanggotaan dengan asosiasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tukang las skkni
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top