Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sharp Resmikan Pabrik Baru di Karawang Senilai Rp1,2 Triliun

PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) meresmikan pabrik baru seluas 31 hektar yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dengan investasi mencapai Rp1,2 triliun.
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 12 Februari 2014  |  14:02 WIB
/Ilustrasi - Bisnis.com
/Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, KARAWANG - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) meresmikan pabrik baru seluas 31 hektar yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dengan investasi mencapai Rp1,2 triliun.

Peresmian pabrik ini ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Menteri Perindustrian M.S. Hidayat dan Presiden Sharp Corporation Kozo Takahashi. Selain itu, hadir pula direksi Sharp lainnya, hadir pula Kepala Badan Koordonasi dan Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar dan Bupati Karawang Ade Swara.

Dalam perencanaannya, pabrik ini ditargetkan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200-1.500 orang hingga 2015 dan akan menjadi pabrik alat rumah tangga terbesar di antara pabrik Sharp lainnya di seluruh dunia.

Presiden Direktur PT Sharp Electronic Indonesia Fumihiro Irie mengatakan saat ini Sharp memasuki tahap baru untuk semakin memperkokoh posisinya di Indonesia. Produk local-fit Sharp seperti AC Sayonara Panas, TV Alexander IIOTO, dan lemari es Samurai berhasil merebut hati masyarakat Indonesia.

"Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen," katanya dalam acara peresmian tersebut di Karawang, Rabu (12/2/2014).

Pabrik Sharp di Karawang ini merupakan perluasan dari pabrik yang sebelumnya di Kawasan Pulogadung, Jakarta. Mulai dibangun pada awal 2012 untuk meningkatkan kapasitas produksi lemari es dan mesin cuci yang permintaannya terus meningkat.

Sharp memperkirakan permintaan produk mesin cuci dan lemari es tersebut akan tumbuh 15% hingga 20% setiap tahunnya. Sharp akan melipatgandakan produksi lemari es dan meningkatkan produksi mesin cuci untuk pasar Indonesia sebesar 2,5 kali lipat, dengan kapasitas saat ini 220.00 unit lemari es/bulan, dan 140.000 mesin cuci/bulan.

"Pabrik ini akan difokuskan untuk memproduksi lemari es kecil dan menengah dengan ukuran maksimal 300 liter," kata Presiden Sharp Corporation Kozo Takahashi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sharp
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top