Bisnis.com, PEKANBARU - PT Riau Green Energy, anak usaha Septa Group, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT PLN Enjiniring terkait rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga biomassa, pada hari ini (13/11/2013).
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut turut disaksikan oleh General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Doddy B. Pangaribuan serta Chairman Septa Group yang juga mantan Gubernur Riau, Saleh Djasit.
Septa Grup melalui PT Riau Green Energy, berencana membangun pembangkit listrik tenaga biomassa untuk tahap awal berkapasitas masing-masing 10 MW yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Kampar, Rokan Hulu, dan Siak sehingga totalnya menjadi 30 MW.
Ahmi Septari, Dirut PT Riau Green Energy yang juga CEO Septa Grup, mengatakan pembangkit listrik masing-masing 10 MW tersebut berlokasi di sekitar kebun dan pabrik kelapa sawit (PKS) milik perseroan. Sebagai tahap awal, pembangkit ini akan dibangun di daerah Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Kehadiran pembangkit IPP (Independent Power Producer) ini diharapkan bisa 'menyumbang' listrik kepada PLN, yang seterusnya bisa membantu mengatasi krisis listrik di wilayah Riau.
“Bahan bakar yang nantinya menjadi sumber adalah biomassa dari sampah kelapa sawit dari pabrik kelapa sawit kami,” ujarnya di sela-sela acara penandatanganan MoU di Pekanbaru, Rabu (13/11/2013). (Aang Ananda Suherman/K18)