Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tol Kunciran-Serpong: Ganti Rugi Lahan Baru 5%

Bisnis.com, JAKARTA—Progres pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Kunciran-Serpong yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 masih berjalan alot. Dengan total lahan yang dibutuhkan mencapai 103 ha, pembayaran ganti
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 09 Juli 2013  |  20:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Progres pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Kunciran-Serpong yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 masih berjalan alot. Dengan total lahan yang dibutuhkan mencapai 103 ha, pembayaran ganti rugi lahan baru mencapai 5%.

 “Lahan untuk tol Kunciran-Serpong yang sudah dibayar ganti ruginya baru 5% atau nilainya sekitar Rp49 miliar,” ungkap Corporate Secretary PT Jasa Marga David Wijayanto ketika dihubungi Bisnis di Jakarta, Senin (8/7/2013).

Dia menjelaskan PT Marga Trans Nusantara, anak usaha Jasa Marga yang menjadi Badan Usaha Jalan Tol pemegang konsesi jalan tol sepanjang 11,19 km tersebut, masih menunggu proses pembebasan lahan yang menjadi kewenangan  Kementerian Pekerjaan Umum.

“Setelah selesai pembebasan lahan, proses konstruksi pasti akan segera kami laksanakan,” terang David..

Proyek tol Cengkareng-Kunciran yang direncanakan mulai beroperasi pada 2014 tersebut terdiri dari dua seksi dengan biaya investasi Rp2,263 triliun dan biaya tanah Rp0,989 triliun.

Sementara untuk kepemilikan saham, PT Marga Trans Nusantara dimiliki oleh PT Jasa Marga (60%), PT Astratel Nusantara (30%), dan PT Transutama Karya Sejahtera(10%).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol kunciran-serpong jorr 2
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top