Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERTUMBUHAN EKONOMI: Kuartal II Diprediksi Hanya 6%

BISNIS.COM, JAKARTA – Pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2013 hanya 6% akibat penurunan impor barang modal.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 04 Juni 2013  |  14:23 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI: Kuartal II Diprediksi Hanya 6%
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA – Pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2013 hanya 6% akibat penurunan impor barang modal.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pertumbuhan impor barang modal menurun karena perusahaan-perusahaan yang menanamkan modal di Tanah Air telah merealisasikan sebagian investasi dengan membeli mesin-mesin pada akhir 2012.  

Seperti diketahui, impor barang modal merupakan salah satu subkomponen andalan pembentukan modal tetap bruto (PMTB). PMTB memberikan andil 25% terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Dengan sendirinya, pertumbuhan PMTB pada triwulan II tidak akan sekuat di triwulan I sehingga proyeksi di quarter II hanya 6%,” katanya dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Selasa ( 4/6).

Pertumbuhan yang melambat pada 6 bulan pertama itu membuat pemerintah memangkas target pertumbuhan ekonomi dari 6,8% menjadi 6,2% hingga akhir tahun.

Pemerintah, kata Chatib, akan melakukan sejumlah upaya ekstra untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6,2%, seperti menarik investasi dengan memangkas rantai panjang perizinan dan mempercepat pemberian tax holiday kepada industri bahan baku setengah jadi (intermediate goods).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi Pertumbuhan Ekonomi tax holiday chatib basri barang modal pmtb
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top