Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PANGHEGAR GROUP: Kawasan Terpadu di Pekanbaru Telan Rp700 Miliar

BISNIS.COM, JAKARTA—Dalam waktu 4-5 tahun ke depan, Panghegar Group menargetkan akan membangun satu kawasan hunian terpadu seluas 25 ha di Pekanbaru.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 01 Juni 2013  |  15:10 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Dalam waktu 4-5 tahun ke depan, Panghegar Group menargetkan akan membangun satu kawasan hunian terpadu seluas 25 ha di Pekanbaru.

Sementara ini, ujar Presiden Direktur PT Panghegar Kana Legacy M. Sofyar, akan dibangun kondotel (kondominium-hotel) dengan total 252 unit sebagai pembangunan tahap pertama.

“Untuk tahap pertama ini kami menyiapkan investasi Rp200 miliar. Secara keseluruhan, total investasi diperkirakan mencapai Rp700 miliar,” katanya di Jakarta, Sabtu (1/6/2013).

Pembangunan tahap dua, sambungnnya, akan dibangun satu pedestrian mall serupa Cihampelas Walk (Bandung). Pembangunan tahap terakhir adalah town house dengan jumlah 100 unit.

“Kami akan menciptakan satu kawasan hunian terpadu, mix used pertama di Pekanbaru. Kami akan tawarkan hunian yang dilengkapi dengan area komersial dan lifestyle,” ujarnya.

Kota Pekanbaru adalah ibu kota dan kota terbesar di provinsi Riau. Kota ini merupakan kota perdagangan dan jasa, termasuk sebagai kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi.

Pekanbaru mempunyai satu bandar udara internasional, yaitu Bandara Sultan Syarif Kasim II, dan terminal bus terminal antar kota dan antar provinsi Bandar Raya Payung Sekaki, serta dua pelabuhan di Sungai Siak, yaitu Pelita Pantai dan Sungai Duku.

Saat ini Kota Pekanbaru sedang berkembang pesat menjadi kota dagang yang multi-etnik, keberagaman ini telah menjadi modal sosial dalam mencapai kepentingan bersama untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakatnya(mfm)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kondotel panghegar group pedestrian mall town house
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top