Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENGEMBANG Singapura Ragu Masuk Indonesia

BISNIS.COM, JAKARTA—Masalah regulasi pertanahan di Indonesia membuat pengembang Singapura ragu dan cenderung memilih berinvestasi di China atau Malaysia.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 16 Mei 2013  |  15:12 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Masalah regulasi pertanahan di Indonesia membuat pengembang Singapura ragu dan cenderung memilih berinvestasi di China atau Malaysia.

Hal tersebut mengemuka melalui diskusi dalam jamuan makan malam antara Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) dengan pengembang Singapura yang tergabung dalam REDAS (Real Estate Developers Association of Singapore) di Jakarta, Rabu malam (15/5/2013).

“Mereka [REDAS] menilai regulasi yang ada di Indonesia, khususnya mengenai pertanahan sulit dipahami. Banyak sekali istilah-istilah dalam menentukan status kepemilikan lahan dan bangunan. Jangankan mereka, kita juga pusing,” tutur Ketua Badan Pertimbangan Realestat Indonesia Teguh Satria.

Meskipun begitu, katanya, pengembang Singapura tetap menilai prospek bisnis properti di Indonesia sangat bagus seiring dengan kondisi ekonomi dan politik yang cukup stabil, serta pasar yang sangat besar.

“Pada dasarnya mereka tetap tertarik untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya Jakarta. Namun, pilihan utama sepertinya akan ke China,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rei teguh satria real estate developers association of singapore
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top