Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TIDAK PERLU KHAWATIR, Ayam Broiler Tidak Disuntik Hormon

BISNIS.COM,JAKARTA --Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia membantah anggapan masyarakat soal ayam broiler yang disuntik dengan hormon tertentu untuk membantu mempercepat pertumbuhannya.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 02 Mei 2013  |  16:48 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA --Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia membantah anggapan masyarakat soal ayam broiler yang disuntik dengan hormon tertentu untuk membantu mempercepat pertumbuhannya.

Fitri Poernomo, Kepala Departemen Humas dan Promosi Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI), mengatakan penyuntikan hormon tidak mungkin dilakukan mengingat jangka waktu panennya yang hanya 30 hari, sehingga dinilai terlalu singkat untuk melakukan hal tersebut.

“Hormon itu reaksinya lambat, maka butuh waktu lama untuk mengetahui reaksinya. Hal itu tidak mungkin dilakukan oleh peternak mengingat waktu panen yang sangat singkat," ujarnya dalam acara diskusi perunggasan, Kamis (2/5/2013).

Selain itu, harga hormon yang relatif mahal secara bisnis tidak menguntungkan, karena akan meningkatkan harga jual produk. “Harga hormon itu untuk saat ini masih mahal, jadi sangat tidak ekonomis bagi pengusaha karena akan membuat harga jual produk naik,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unggas ayam broiler
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top