Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENAIKAN HARGA BBM: Apindo Minta Pemerintah Segera Siapkan BLT

BISNIS.COM, JAKARTA --Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tidak mempermasalahkan bila pemerintah nantinya memutuskan menaikan harga bahan bakar minyak, tetapi pemerintah harus mengalihkan subsidi itu untuk bantuan langsung tunai (BLT).Ketua Umum Apindo
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 09 April 2013  |  20:28 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA --Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tidak mempermasalahkan bila pemerintah nantinya memutuskan menaikan harga bahan bakar minyak, tetapi pemerintah harus mengalihkan subsidi itu untuk bantuan langsung tunai (BLT).

Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan dengan menaikan harga BBM bisa mengurangi subsidi hingga 50%. Sementara opsi pembatasan bensin untuk pelat hitam dan kuning diyakininya hanya mengurangi subsidi 15% sampai 20%.

"Saya sudah usulkan supaya naik saja, tapi siapkan BLT untuk rakyat miskin. Karena pembatasan (bbm) untuk pelat kuning dan hitam susah dijaganya," ujar Sofjan usai acara Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta, Selasa (8/4).

Begitu juga dengan kenaikan tarif dasar listrik yang menurutnya sudah diterima para pengusaha untuk tahun ini. Meskipun diakuinya PLN harus memikirkan juga para pengusaha kecil dan menengah agar bisa diberi keringanan.

Selain itu, pemerintah juga harus segera memperbaiki infrastruktur di daerah-daerah. Mulai dari listrik, gas, jalan raya, bandara, saluran air dan irigasi untuk petani diharapkan bisa dibenahi.

Sofjan menyayangkan masih banyak pungutan liar (pungli) di daerah-daerah yang membuat pengusaha mengurungkan niatnya untuk ekspansi. (if)


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM apindo blt

Sumber : Mahmudi Restyanto

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top