Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENGADAAN LAHAN: Perpres segera terbit

 
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 21 Mei 2012  |  16:48 WIB

 

 

JAKARTA:Pemerintah tengah melakukan proses finalisasi terkait rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) pengadaan lahan untuk kepentingan umum , yang dilakukan di bawah koordinasi Kantor Menko Perekonomian. 

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan jajaran terkait tengah memformulasikannya secara utuh, sehingga finasisasi yang dilakukan bisa benar-benar siap. 

“Perpres pembebasan lahan bagi pembangunan untuk kepentingan umum sedang dalam tahap finalisasi. Tentu di sini koordinasi di bawah Kantor Menko Perekonomian,” kata Julian menjawab pertanyaan wartawan di gedung Bina Graha Senin, 21 Mei 2012. 

Julian mengatakan pemerintah mengharapkan perpres  itu bisa segera disusun. Namun, Julian mengatakan dirinya belum mendapatkan informasi kapan ditargetkan perpres tersebut bisa selesai disusun dan diterbitkan. “Mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi,” kata Julian. 

Seperti diketahui pemerintah menargetkan peraturan teknis pengadaan lahan untuk kepentingan umum terbit bulan ini. 

Pemerintah menyusun peraturan presiden tentang pelaksanaan UU No. 2/2011 mengenai Pengadaan Lahan untuk Kepentingan Umum tersebut yang mewajibkan proses pengadaan lahan untuk kepentingan umum melewati tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan. 

Dalam proses tersebut pemerintah harus menyiapkan berbagai kajian terkait dampak sosial, lingkungan dan ekonomi proyek tersebut (Bisnis, 7 Mei 2012). (msb)

 

BERITA MARKET PILIHAN REDAKSI:

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Linda T Silitonga

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top