PERDAGANGAN RI-INGGRIS masih kecil

JAKARTA: PM Inggris David Cameron mengatakan realisasi kerja sama perdagangan dan investasi Inggris dengan Indonesia yang baru US$2,5 miliar masih jauh dari potensi yang bisa diraih kedua negara.Inggris sebagai salah satu investor terbesar yang masuk
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 April 2012  |  21:11 WIB

JAKARTA: PM Inggris David Cameron mengatakan realisasi kerja sama perdagangan dan investasi Inggris dengan Indonesia yang baru US$2,5 miliar masih jauh dari potensi yang bisa diraih kedua negara.Inggris sebagai salah satu investor terbesar yang masuk ke Indonesia dan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi sangat pesat seharusnys bisa mencapai tingkat volume perdagangan yang lebih besar lagi."Saya kira kedua negara memiliki peluang yang sangat besar untuk meraih kerja sama perdagangan dan investasi," ujarnya dalam pertemuan kedua delegasi pemerintahan di Istana merdeka, Rabu, 11 April 2012.Secara terpisah, Mendag Gita Wiryawan mengatakan potensi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Inggris itu bisa mencapai US$30 miliar.Hal itu, lanjutnya, berdasarkan perhitungan yang dibuat dengan melihat pada besaran PDB kedua negara yang menjadi capai US$3,5 triliun.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dalam pertemuan bilateral dengan PM Cameron dibahas lima agenda penting, yaitu kerja sama perdagangan, investasi, pendidikan, demokrasi dan dialog lintas keyakinan dan budaya, serta isu perubahan iklim.Kepala Negara mengatakan untuk perdagangan pada periode 2010-2011 ada peningkatan 10%. Semula sekitar US$2,6 miliar, lalu naik jadi US$2,8 miliar lebih."Tapi kami bertekad untuk mencari peluang-peluang baru untuk meningkatkan perdagangan ini," ujar Presiden Yudhoyono dalam pertemuannya dengan PM Inggris tersebut. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Irsad Sati

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top