Bisnis.com, JAKARTA – Sahid Hotels & Resorts mencatat, rata-rata okupansi atau tingkat hunian kamar pada 2024 tumbuh 10% dibanding tahun sebelumnya. Capaian tersebut didorong oleh pesta demokrasi yang berlangsung pada 14 Februari 2024.
Corp Dir. of Development & Marketing Sahid Hotels & Resorts Vivi Herlambang menyampaikan, selama periode kampanye jelang Pemilihan Umum (Pemilu), cukup banyak partai yang menggelar acara di hotel-hotel milik Sahid Hotels & Resorts.
“[Capaian okupansi 2024] Di atas 10% dibanding tahun lalu,” ungkap Vivi kepada Bisnis, Selasa (25/2/2025).
Dia juga mengungkap, sejumlah hotel seperti Surabaya, DI Yogyakarta, dan Daerah Khusus Jakarta mencapai target okupansi yang ditetapkan. Bahkan kata dia, okupansi hotel Sahid Hotels & Resorts di Surabaya melonjak 20% dibanding tahun sebelumnya.
Untuk tahun ini, Sahid Hotels & Resorts meningkatkan target okupansinya. Kendati begitu, Vivi tidak menjabarkan lebih lanjut mengenai hal ini.
Di satu sisi, dia mengakui adanya tantangan untuk mencapai target tersebut. Apalagi, pemerintah tahun ini melakukan efisiensi anggaran yang memberikan dampak negatif terhadap industri perhotelan.
Baca Juga
Untuk itu, Vivi menyebut, pihaknya telah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi dampak negatif tersebut. Salah satunya, dengan menggelar Sahid Destination Table Top 2025.
Sahid Destination Table Top sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Sahid Hotels & Resorts. Agenda ini menjadi sarana Sahid Hotels & Resorts untuk memperkenalkan lini bisnisnya sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung.
Pada awal tahun ini, Sahid Destination Table Top digelar selama dua hari yakni pada 25-26 Februari 2025 dengan mengundang tamu dari sektor pemerintahan, korporasi, travel agent, serta wedding/event organizer.
“Kita mencari market lain, harus kreatif. Misalnya, dengan mengadakan acara ini [Sahid Destination Table Top] salah satunya,” ujarnya.
Selain itu, Vivi juga mengungkap bahwa pihaknya juga akan memperkuat promosi melalui platform-platform digital dan mencari market-market yang selama ini mungkin belum secara intens dijamah seperti sekolah dan lainnya.