Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ma'ruf Amin Sebut 43 Bendungan Dibangun Pemerintahan Jokowi

Wapres Ma'ruf Amin, mengungkapkan Pemerintahan Jokowi berhasil membangun 43 bendungan dalam kurun 10 tahun terakhir.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Bendungan Cipanas yang mampu menyuplai air untuk irigasi 9.273 hektare lahan pertanian di Cipanas, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (9/7/2024) - Dok.Setwapres.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Bendungan Cipanas yang mampu menyuplai air untuk irigasi 9.273 hektare lahan pertanian di Cipanas, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (9/7/2024) - Dok.Setwapres.

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Wapres Ma'ruf Amin, mengungkapkan Pemerintah Indonesia berhasil membangun 43 bendungan dalam kurun 10 tahun terakhir atau tepatnya selama 2 periode masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ma’ruf menjelaskan, keberadaan infrastruktur air diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan hingga ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan Wapres saat meresmikan Bendungan Cipanas di Sumedang, Jawa Barat, Selasa (9/7/2024).

“Pembangunan infrastruktur seperti bendungan sangat penting demi memaksimalkan pengelolaan air. Dalam 10 tahun terakhir, sudah dibangun 43 bendungan,” kata Ma'ruf dikutip dari YouTube Setwapres, Selasa (9/7/2024). 

Adapun, 43 bendungan yang berhasil dibangun tersebut berdampak positif pada lebih dari 1 juta hektare jaringan irigasi di Indonesia. 

Bendungan Cipanas yang masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini juga diklaim sebagai salah satu bentuk Upaya pemerintah dalam meningkatkan pengelolaan air.

Ma’ruf Amin menyebut, Bendungan Cipanas menyediakan berbagai fungsi pemenuhan kebutuhan masyarakat, mulai dari sumber irigasi pertanian, sumber air baku, pengendali banjir hingga pembangkit listrik.

“Selain itu, bendungan ini akan meningkatkan intensitas tanam di daerah ini dan tidak lupa bendungan ini berpotensi dijadikan area wisata baru,” pungkasnya.

Sebagai informasi, total nilai konstruksi Bendungan Cipanas mencapai Rp2,03 triliun. Bendungan ini dikerjakan selama 7 tahun sejak 2016 hingga 2023 oleh kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya - PT Jaya Konstruksi (KSO) yang fokus pada pembangunan tubuh bendungan dan PT Brantas Abipraya (Persero) untuk pembangunan infrastruktur pendukung.

Bendungan ini memiliki kapasitas mencapai 250,81 juta meter kubik (m3) yang dapat dimanfaatkan untuk tampungan air guna mendukung irigasi pertanian dan sumber air baku di kawasan segitiga Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana) yang berada di Kabupaten Indramayu dan Sumedang.

Bendungan ini juga telah didesain untuk memasok air bersih untuk kawasan industri di Kabupaten Sumedang sebesar 650 liter/detik dan kebutuhan air minum masyarakat di Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu sebesar 200 liter/detik.

Secara teknis, Bendungan Cipanas dibangun setinggi 71,60 meter dengan tipe urugan inti tegak. Bendungan ini memiliki luas genangan 1.315,95 hektare yang juga dapat dimanfaatkan sebagai tampungan air pengendali banjir untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya karena mampu mengurangi debit banjir sebesar 487,75 m3/detik, serta potensi sebagai sumber pembangkit listrik sebesar 3 MW.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper