Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dubes Penny Williams Sebut Alumni Punya Andil Langgengkan Hubungan RI-Australia

Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams menilai komunitas alumni berperan besar dalam membina hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam Gala Dinner perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Australia-Indonesia dan Penghargaan Australian Alumni Awards 2024 di Jakarta, Rabu (15/5/2024)./dok. Kedubes Australia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam Gala Dinner perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Australia-Indonesia dan Penghargaan Australian Alumni Awards 2024 di Jakarta, Rabu (15/5/2024)./dok. Kedubes Australia

Bisnis.com, JAKARTA – Komunitas alumni dinilai berperan besar dalam membina hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams dalam Gala Dinner perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Australia-Indonesia dan Penghargaan Australian Alumni Awards 2024 di Jakarta, Rabu (15/5/2024) malam.

”Tahun ini kita merayakan 75 tahun hubungan diplomatik Australia-Indonesia dan sejarah persahabatan yang dimiliki kedua negara. Hubungan pribadi antar warga merupakan inti dari persahabatan ini, dan komunitas alumni kami berperan besar dalam membina hubungan yang langgeng ini,” ungkap Penny.

Acara perayaan huibungan diplomatik Australia-Indonesia ini dihadiri oleh lebih dari 200 tamu undangan, termasuk Gubernur-Jenderal Australia Jend. Purn. David AC DSC, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Najwa Shihab, hingga Indra Lesmana. 

Menko Airlangga mengatakan hubungan antara Indonesia dan Australia selama 75 tahun ini telah membangun kemitraan yang mendalam, dibangun di atas rasa saling menghormati, pengertian, dan nilai bersama.

”Bangsa kita memiliki sejarah panjang kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Sebagai tetangga dekat dan berkomitmen untuk memajukan stabilitas regional, Indonesia dan Australia telah bekerja untuk mendorong pertumbuhan dan ketahanan ekonomi serta meningkatkan perdagangan dan investasi,” ungkap Airlangga.

Airlangga menjelaskan nilai perdagangan kedua negara mencapai sekitar US$12 miliar dan akan terus berkomitmen untuk bekerja sama dalam isu-isu regional dan global, termasuk perubahan iklim, transisi energi.

Sementara itu, Gubernur-Jendral Australia David Hurley mengatakan para alumni menjadi inti dari hubungan Australia-Indonesia dan kunci bagi masa depan kedua negara.

”Australia mengakui pentingnya Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2024. Australia berada dalam posisi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ini,” ungkap Hurley.

Hurley mengatakan saat ini terdapat lebih dari 200.000 alumni lembaga pendidikan Australia di Indonesia. Australia bangga dengan komunitas alumni dan perannya dalam membentuk masa depan Indonesia.

”Komunitas alumni kami lah yang meletakkan dasar-dasar bagi Australia dan Indonesia untuk bekerja sama sebagai tetangga dan mitra,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper