Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mubadala Mulai Bahas Eksploitasi Gas Laut Andaman

Mubadala Energy mematangkan rencana eksploitasi sejumlah temuan di beberapa wilayah kerja (WK) laut dalam Andaman.
Platform migas lepas pantai. Istimewa/SKK Migas
Platform migas lepas pantai. Istimewa/SKK Migas

Bisnis.com, TANGERANG — Mubadala Energy mulai mematangkan rencana eksploitasi sejumlah temuan berhasil di beberapa wilayah kerja (WK) laut dalam Andaman.

Paralel, Mubadala melanjutkan pengeboran sumur eksplorasi dan appraisal untuk menjaga momentum keberhasilan eksplorasi di lepas cekungan Sumatra Utara tersebut.

“Saat ini kami sedang berdiskusi terkait dengan beberapa opsi pengembangan, kita perlu berpikir untuk mengeksploitasi beberapa temuan seperti di Timpan, Layaran dan Tangkulo,” kata Vice President Operations Technical Mubadala Energy Adnan Omar Bu Fateem saat diskusi panel IPA Convex ke-48, ICE BSD City, dikutip Kamis (16/5/2024).

Seperti diketahui, Mubadala berhasil mengidentifikasi potensi lebih dari 2 triliun kaki kubik (Tcf) gas in place di Tangkulo-1, bagian dari WK South Andaman.

Penemuan ini sekaligus menjadi keberhasilan eksplorasi ke-2 setelah Sumur Layaran-1 yang diidentifikasi Mubadala pada pertengahan Desember 2023, dengan potensi gas mencapai 6 Tcf.

Dengan 80% working interest di Blok South Andaman, Mubadala Energy adalah pemegang net areal terbesar di wilayah lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra saat ini.

Penemuan ini membuka potensi lebih lanjut di bagian selatan dari Blok South Andaman dan mengindikasikan tambahan multi-Tcf sumber daya gas prospektif di struktur sekitarnya.

Bersama dengan Sumur Layaran-1, penemuan ini menambah volume cadangan contingent dan memberikan media bagi Mubadala Energy untuk melanjutkan pertumbuhan organik (organic growth) di wilayah tersebut melalui aktivitas eksplorasi dan appraisal selanjutnya.

“Kami tidak ingin kehilangan momentum, kami ingin melanjutkan eksplorasi dan appraisal secara bersamaan mengeksploitasi keseluruhan cengkungan itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Mubadala Energy turut berhasil menemukan cadangan migas potensial dari pengeboran sumur eksplorasi Timpan-1, bagian dari Blok Andaman II yang dioperatori Harbour Energy, lewat anak usahanya Premier Oil pada pertengahan 2022.

Saat itu, Premier Oil menyelesaikan pengeboran sumur eksplorasi Timpan-1 pada kedalaman air 4.245 kaki. Sumur dibor secara vertikal total pada kedalaman 13.818 kaki di bawah laut. Berdasarkan pengujian, sumur mengalirkan gas sebesar 27 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan 1.884 barel kondensat per hari (BOPD).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta produksi gas dari sejumlah lapangan yang terbentang di Laut Andaman bisa onstream pada 2027.

Permintaan itu disampaikan Arifin menyusul kesuksesan pengeboran sumur eksplorasi ke-2 yang dilakukan oleh Mubadala Energy di Blok South Andaman, pekan lalu.

Adapun, Mubadala kembali berhasil mengidentifikasi 2 triliun kaki kubik (Tcf) gas di sumur eksplorasi Tangkulo-1, sekitar 65 kilometer lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra.

“Kita minta dipercepat sama Mubadala, saya berharap semua KKKS [kontraktor kontrak kerja sama] di situ bersatu saja, kalau gendong sediri mungkin nggak,” kata Arifin saat ditemui selepas IPA Convex ke-48, BSD Tangerang, Selasa (14/5/2024).

Arifin mendorong seluruh KKKS yang memiliki hak partisipasi atau participating interest (PI) di Laut Andaman untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi mereka selepas keberhasilan South Andaman.

“Yang ada di situ kalau bisa itu kerja sama,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper