Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produsen Alkes China Bangun Pabrik di RI, Tekan Ketergantungan Impor

PT Virtue Diagnostics Indonesia telah meresmikan pabrik terbesarnya di Asia Tenggara yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat dengan total investasi US$10 juta.
PT Virtue Diagnostics Indonesia meresmikan pabrik manufaktur alat kesehatan In Vitro Diagnostics (IVD) terbesar di Asia Tenggara, Selasa (5/3/2024) di Cikarang - BISNIS/Afiffah Rahmah Nurdifa
PT Virtue Diagnostics Indonesia meresmikan pabrik manufaktur alat kesehatan In Vitro Diagnostics (IVD) terbesar di Asia Tenggara, Selasa (5/3/2024) di Cikarang - BISNIS/Afiffah Rahmah Nurdifa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Virtue Diagnostics Indonesia memastikan kehadiran pabrik manufaktur alat kesehatan In Vitro Diagnostics (IVD) dapat menekan ketergantungan impor Indonesia secara signifikan di masa mendatang. 

Produsen alat kesehatan IVD dan reagen asal China itu baru saja meresmikan pabrik terbesarnya di Asia Tenggara yang berlokasi di Cikarang dengan total investasi US$10 juta atau setara Rp157,4 miliar.

Country Manager Virtue Diagnostics Indonesia, Martin Marpaung, mengatakan investasi bersifat dinamis dan dipastikan bertambah melihat kebutuhan pasar alat kesehatan (Alkes) di Indonesia dan mancanegara. 

"Kita menyadari bahwa banyak produk impor, apalagi kalau kita belajar dari kasus Covid-19 kemarin kita menyadari bagaimana kita bergantung pada produk-produk impor," kata Martin di Cikarang, Selasa (5/3/2024). 

Dia opstimistis kebutuhan nasional terhadap produk Alkes terutama reagen immunologi, hematologi, kimia klinik cukup besar secara nasional maupun regional.

Pabrik baru Virtue Diagnostics ini memiliki kapasitas lebih dari 1.000 unit instrumen per tahun dan 6.000 liter reagen per hari. 

"Kami percaya kapasitas yang kami miliki saat ini bisa menghapus ketergantungan terhadap reagent impor karena kapasitas kami sangat mencukupi untuk 100% kebutuhan nasional," tuturnya. 

Di sisi lain, Martin menerangkan bahwa sumber daya manusia hingga produk Alkes ini terbilang masih minim di Indonesia. Adapun, pihaknya saat ini memiliki 60 tenaga kerja yang kompeten di bidang IVD. 

"Tetapi resource-nya cukup mencukupi nanti tentunya ada Research & Development Cennter di Indonesia. R&D center inilah yang akan mendevelop produk dan tenaga kerja," jelasnya.

Lebih lanjut, dia memastikan tingkat komponen dalam negeri untuk produk Alkes yang diproduksi nya telah mencapai di atas 40% untuk saat ini. 

Untuk diketahui, peresmian pabrik Virtue Diagnostics telah dilakukan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan hari ini, Selasa (5/3/2024) di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper