Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ritel Grosir Tunda Stok Makanan & Minuman Jelang Ramadan, Ada Apa?

Gapmmi mengungkap kondisi ritel grosir yang menunda pengiriman stok produk makanan dan minuman menjelang Ramadan.
Gerai ritel/JIBI
Gerai ritel/JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) mengungkap kondisi ritel grosir yang menunda pengiriman stok produk makanan dan minuman menjelang Ramadan. Kondisi ini merupakan sikap waspada pelaku usaha ritel selama Pemilu 2024 berlangsung. 

Ketua Umum Gapmmi, Adhi S. Lukman, mengatakan permintaan makanan dan minuman dari ritel cukup meningkat jelang Ramadan. Namun retailer meminta pengiriman ditahan menunggu kondisi pascapemilu kondusif.

"Di lapangan, banyak ritel grosir yang tidak mau stok, mereka tunggu Pemilu selesai. Memang ada pengaruh di sana, mudah-mudahan setelah Pemilu selesai dan aman, kita bisa kejar ketertinggalan ini," kata Adhi kepada Bisnis, dikutip Senin (26/2/2024). 

Selama Pemilu 2024 berlangsung, Adhi menilai permintaan produk makanan dan minuman untuk kampanye dan agenda politik tidak begitu masif, jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 sebelumnya.

Padahal, momentum Pemilu mestinya menjadi berkah bagi pelaku usaha mamin. Apalagi, jadwal pemilu yang berdekatan dengan momentum Ramadan, tapi keraguan retailer membuat potensi pasar mamin belum optimal. 

"Order sebenarnya memang sudah banyak, dari ritel order sudah banyak tetapi pengirimannya minta ditunda stoknya sampai selesai Pemilu," imbuhnya. 

Dia menuturkan, potensi permintaan jelang Ramadan dapat tumbuh hingga 30% di atas rata-rata permintaan bulanan. Adhi pun berharap agar kondisi pascapemilu lebih kondusif agar tidak mengganggu potensi tersebut. 

Di sisi lain, Gapmmi juga masih mengandalkan agenda Pilkada dapat mendongkrak permintaan mamin, khususnya pada periode September 2024 hingga Januari 2025. 

"Sebetulnya, harapan kami adalah kegiatan-kegiatan politik ini, baik itu kampanye, pilkada itu kan membutuhkan makanan dan minuman, harusnya bisa mendongkrak pertumbuhan lebih baik," tuturnya. 

Untuk kesiapan jelang ramadan, pihaknya memastikan ketersediaan bahan baku untuk produk makanan dan minuman dapat tercukupi, mulai dari gula rafinasi, garam industri, hingga jagung.

Diberitakan sebelumnya, emiten konsumer PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) telah menyiapkan sejumlah taktik untuk mengerek kinerja penjualan jelang Ramadan 2024, mulai dari peningkatan produksi hingga menyiapkan produk-produk seasonal.   

Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood Dian Astrina menuturkan bahwa persiapan menyambut Ramadan telah dilakukan perseroan sejak awal tahun 2024, dengan meningkatkan kapasitas produksi hingga 10%. 

“Kami telah meningkatkan produksi sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama untuk ketersediaan produk seasonal. Kami juga telah mendistribusikan produk seasonal tersebut pada awal 2024,” ujarnya kepada Bisnis.

Adapun produk musiman yang telah disiapkan Garudafood sejak awal tahun disajikan dalam kemasan toples, yakni Gery Butter Cookies, Gery Egg Roll, Chocolatos Wafer Cream, Chocolatos Dark Premium Edition serta Gery Wafer Roll dan Ekstrudat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper