Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PLN Bangun 191 Tower SUTT dan Gardu Induk 30 MVA di Kalbar

PLN telah membangun 191 tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Desa Muara Jekak, Ketapang, Kalimantan Barat.
Ilustrasi PLN mengoperasikan Gardu Induk (GI). Istimewa/PLN
Ilustrasi PLN mengoperasikan Gardu Induk (GI). Istimewa/PLN

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN telah membangun 191 tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV Sandai - Incomer (Ketapang-Sukadana) dengan panjang 129.762 kilometer sirkit (kms) dan memberikan tegangan listrik pada Gardu Induk (GI) dengan kapasitas 30 Megavolt Ampere (MVA) di Desa Muara Jekak, Ketapang, Kalimantan Barat.

General Manager PLN UIP KLB Muhammad Dahlan Djamaluddin menyampaikan, proyek ini merupakan bagian dari pengembangan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

“Melalui pembangunan infrastruktur ini akan meningkatkan keandalan listrik di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sehingga masyarakat dapat menikmati listrik dengan kualitas yang lebih baik,” kata Dahlan dalam keterangan resmi, Minggu (28/1/2024).

Dahlan menuturkan, proyek ini mendukung program dedieselisasi yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu menonaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Aggreko Tayap berkapasitas 7,8 MW. 

Perlu diketahui, dedieselisasi merupakan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan baterai, atau berbasis energi baru terbarukan. Ini sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.

Lebih lanjut Dahlan mengatakan, SUTT ini memiliki tingkat komponen dalam negeri atau TKDN lebih dari 90% dan infrastruktur GI dengan TKDN hampir 70%. Dalam proses pembangunannya, GI dan SUTT harus melewati sebelas desa, tiga kecamatan, dan dua kabupaten, yaitu Ketapang dan Kayong Utara.

Adapun PLN melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan jaringan interkoneksi antara sistem kelistrikan Barito di Kalimantan Tengah dan sistem Khatulistiwa di Kalimantan Barat yaitu melalui proyek SUTT 150 kV Sandai - Tayan dan SUTT 150 kV Kendawangan - Sukamara.

Infrastruktur ini, lanjut Dahlan, dapat berkontribusi positif terhadap ekonomi dan investasi utamanya di Ketapang dan Kayong Utara. “Sebagai bagian dari proyek interkoneksi Kalimantan, tentunya wilayah Sandai dan Sukadana dan sekitarnya perlu pasokan listrik yang andal sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” ujarnya.

PLN tahun ini kian gencar membangun infrastruktur jaringan. Beroperasinya jaringan transmisi dan gardu induk ini diharapkan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus menekan penggunaan bahan bakar berbasis fosil.

Selain itu, adanya pasokan listrik yang andal diharapkan mampu mendukung masyarakat dan para pelaku usaha dalam beraktivitas sehingga dapat meningkatkan produktivitasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper