Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jamu Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Ini Harapan Pengusaha

Penetapan budaya sehat jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO diyakini dapat mendongkrak eksistensi jamu di pasar global.
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul./sidomuncul.co.id
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul./sidomuncul.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) resmi menetapkan budaya sehat jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB. Hal ini menjadi gairah baru untuk mendongkrak eksistensi jamu di pasar global. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu) Dwi Ranny Pertiwi Zarman mengatakan, penominasian hingga penetapan Budaya Sehat Jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia adalah sebuah perjalanan panjang. Upaya ini telah dilakukan sejak tahun 2013. 

"Ini untuk anak cucu kita. Kini jamu bisa mendunia, masyarakat Indonesia bisa bangga dengan jamu yang tadinya dianggap sepele, dianggap barang murah, tetapi itu semua bisa terbantahkan lewat pengakuan UNESCO," kata Dwi di Jakarta, Selasa (12/12/2023). 

Adapun, penominasian jamu sebagai warisan budaya yang diakui dunia sudah dilakukan sejak tahun 1995. Namun, upaya tersebut kembali digencarkan oleh Dwi dengan membentuk tim riset untuk mengikuti alur dan seleksi penominasian dari UNESCO. 

Berdasarkan pengumuman Direktur Perlindungan Kebudayaan Tentang Hasil Seleksi Usulan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ke UNESCO pada tanggal 18 Februari 2022, Budaya Sehat Jamu menjadi nominasi Warisan Budaya Tak Benda yang diajukan oleh Indonesia ke UNESCO. 

Pada tanggal 14 Maret 2022, tim nominasi telah mengirimkan berkas dokumen seperti yang disyaratkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Budaya Sehat Jamu telah melalui evaluasi dan pengkajian oleh UNESCO dan layak ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia.

Sebagai informasi, Budaya Sehat Jamu adalah suatu praktik menjaga kesehatan yang bersifat holistik, melibatkan body, mind, soul sehingga bersifat preventif sekaligus promotif. Secara empirik, jamu telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatannya. 

Lebih lanjut, Dwi menuturkan bahwa keputusan Budaya Sehat Jamu sebagai WBTBD tersebut ditetapkan dalam sidang komite ke- 18 yang diselenggarakan pada 4-9 Desember 2023 di Kasane, Botswana. Penetapan Budaya Sehat Jamu dilakukan pada hari ke-3 sidang, tanggal 6 Desember 2023.

Budaya Sehat Jamu juga dinilai menjadi momentum yang tepat untuk memberikan sumbangsih dalam United Nations SDGs 2030. Budaya Sehat Jamu merepresentasikan: goal ke-3, Good Health and Well Being for All.

Selain itu, jamu juga memberikan sumbangsih ke goal ke-5, Gender Equality, goal ke-12, Responsibility Consumption and Production dan goal ke-15, Life on Land.

"Harapannya, setelah penetapan ini akan lahir kesadaran, kecintaan, dan kebiasaan untuk menjadikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup," tuturnya. 

Penetapan ini juga selaras dengan Peraturan Presiden No. 54 tentang Pemanfaatan Jamu dan Pengembangan Jamu. Setelah penetapan ini, harapannya Budaya Sehat Jamu akan memberikan sumbangsih bagi berbagai aspek, seperti aspek kesehatan masyarakat, aspek sosial, hingga aspek ekonomi. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper