Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

WCAS COP-28: Jokowi Pamer Potensi Lahan dan SDM Indonesia

Presiden Jokowi memamerkan keunggulan Indonesia yakni lahan dan sumber daya manusia dalam WCAS COP-28 di Dubai.
Logo Cop28 UEA ditampilkan di layar saat upacara pembukaan Pekan Keberlanjutan Abu Dhabi (ADSW) bertema Bersatu dalam Aksi Iklim Menuju COP28, di Abu Dhabi, UEA, 16 Januari 2023. REUTERS/Rula Rouhana
Logo Cop28 UEA ditampilkan di layar saat upacara pembukaan Pekan Keberlanjutan Abu Dhabi (ADSW) bertema Bersatu dalam Aksi Iklim Menuju COP28, di Abu Dhabi, UEA, 16 Januari 2023. REUTERS/Rula Rouhana

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memamerkan keunggulan Indonesia yang amat melimpah di lahan dan sumber daya manusia (SDM) dalam World Climate Action Summit (WCAS) COP-28 yang digelar di Expo City Dubai, Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA) Jumat (1/12/2023).

“Indonesia mempunyai keunggulan yaitu sumber daya manusia yang melimpah dengan 30% yang produktif dan lahan subur yang terabaikan. Masyarakat kami hidup dari sektor pertanian dengan infrastruktur penunjang dan ekosistem yang memadai sudah dibangun secara masif, termasuk infrastruktur jalan irigasi, jalan irigasi, dan lainnya,” tuturnya dalam forum tersebut.

Lebih jauh, dia meyakini permintaan produk pertanian dan perkebunan pasti akan meningkat dalam waktu dekat, sebab selain makanan berlimpah. Sektor tersebut juga memproduksi bahan bakar dalam bentuk biodiesel, bioetanol dan lain-lain.

Oleh sebab itu dia melanjutkan bahwa, tidak ada solusi yang universal dan universal untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan karena setiap negara mempunyai kekuatan yang berbeda-beda.

Menurutnya, potensi melimpah yang dimiliki Indonesia dapat dikembangkan untuk kesejahteraan pertanian salah satunya untuk skala kecil. Adapun, untuk pangan skala besar, perkebunan Indonesia saat ini diyakininya perlu didukung oleh pendanaan dan transfer teknologi tinggi sehingga berpotensi memenuhi kebutuhan pangan yang besar dan menyuplai kebutuhan global.

“Oleh karena itu kolaborasi global harus diperkuat. Investasi di bidang pertanian dan peternakan sangat diperlukan. Terutama karena pertanian dan produk pertanian juga dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan,” ucapnya.

Di sisi lain, Kepala Negara melanjutkan bahwa Indonesia sangat mendukung inisiatif kepresidenan Uni Emirated Arab (UEA) yang mempromosikan pusat kolaborasi internasional pada pertanian berkelanjutan dan rantai pasokan yang berketahanan, dan aksi iklim.

Jokowi melanjutkan bahwa Indonesia berharap inisiatif ini dapat membuahkan hasil nyata untuk menciptakan dunia yang lebih sejahtera.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper