Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hutama Karya (HK) Kantongi Proyek Baru IKN, Bangun Sarana dan Prasarana Kawasan Inti

Hutama Karya menyabet kontrak baru mencakup pengerjaan pembangunan sarana prasarana pemerintahan di kawasan inti pusat IKN.
Gedung BUMN Hutama Karya. Bisnis/Arief Hermawan P
Gedung BUMN Hutama Karya. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) baru saja mengantongi kontrak baru pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Mengutip informasi yang dibagikan di akun instagram resmi Hutama Karya, kontrak baru tersebut mencakup pengerjaan pembangunan sarana prasarana pemerintahan di kawasan inti pusat pemerintahan 1B di IKN.

"Pada selasa [14/11/2023] Hutama Karya melalui proyek KSO bersama Adhi Karya dan PPK Buna Penataan Bangunan I mendapatkan kontrak baru pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan IB di IKN," tulis manajemen HK, dikutip Rabu (15/11/2023).

Adapun, penandatanganan kontrak baru tersebut dihadiri oleh EVP Divisi Gedung Hutama Karya Nyoman Endi, Kepala Balai Prasarana Permukiman Kaltim Rozali Indra Saputra dan Kasatker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Kaltim Anwar Rahmad.

Nantinya, pekerjaan dalam proyek tersebut meliputi pembangunan kawasan bangunan Paviliun Presiden dan Gazebo.

Kemudian, melalui kontrak baru tersebut Hutama Karya dan kontraktor yang tergabung dalam KSO lainnya juga akan membangun gedung masjid kepresidenan dan penataan kawasan sarana prasarana pemerintahan 1B di IKN Nusantara.

Belum diketahui berapa nilai kontrak baru yang diterima HK tersebut, hanya saja sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melelang proyek pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan 1B di IKN senilai Rp751 miliar.

"Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 420 hari kalender sejak SPMK. Bangunan utama ditargetkan dapat dioperasikan dan dimanfaatkan pada 17 Agustus 2024," tulis Kementerian PUPR dikutip dari laman resmi LPSE PU.

Adapun, pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan IB, terdiri dari 15 pekerjaan utama meliputi pekerjaan persiapan konstruksi, pekerjaan arsitektur, pekerjaan interior, pekerjaan struktur, pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plambing, penilaian kinerja bangunan gedung hijau (BGH),  penerapan smart building.

Kemudian, pekerjaan geoteknik kawasan, pekerjaan lanskap kawasan, pekerjaan jalan kawasan, pekerjaan Multi Utility Tunnel (MUT) Internal Kawasan, pekerjaan MEP kawasan, pekerjaan jembatan, pekerjaan drainase dan penerapan Building Information Modelling (BIM).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Alifian Asmaaysi
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper