Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dukung Piala Dunia U-17, JPO Ancol-JIS Rp95 Miliar Selesai Dibangun

Proyek JPO-JIS Ancol yang menelan dana Rp95 miliar selesai dibangun untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-17.
Jakarta International Stadium/Dok. Tangkapan layar instragram
Jakarta International Stadium/Dok. Tangkapan layar instragram

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selesai membangun jembatan Penyebrangan orang (JPO) menuju Jakarta International Stadium (JIS) guna menunjang perhelatan Piala Dunia U-17 di Indonesia.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengatakan, JPO tersebut dibangun di Jalan Ketel, Ancol, Pademangan. Persisnya, berada di dekat gerbang Karnaval Taman Impian Jaya Ancol, hingga menembus langsung sisi Plaza Utara JIS.

"Sebagai bagian dari kelengkapan prasarana dan sarana stadion JIS sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17, jembatan penyeberangan orang (JPO) dibangun khusus untuk menghubungkan stadion JIS ke Kawasan Ancol sehingga akses penonton/pengunjung menuju stadion, menjadi lebih mudah dan nyaman," kata Endra dalam keterangan resminya, dikutip Senin (13/11/2023).

Proses pembangunan JPO JIS dilaksanakan oleh AMKA Inti Beton Indo Trans Konstruksi KSO dan konsultan pengawas PT Seecons dengan nilai kontrak konstruksi Rp95 miliar. 

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta - Jawa Barat, Brawijaya, merinci panjang JPO tersebut mencapai 453 meter dengan lebar jalur pedestrian 6 meter.

Kemudian, konstruksi JPO akses stadion JIS dirancang menggunakan struktur atas dengan konstruksi baja, pelat lantai pracetak serta pondasi dengan kombinasi tiang pancang beton dan baja.

Dalam pembangunannya, JPO ini menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya yakni melintasi jalur double track KRL, Jl. R.E. Martadinata, Kali Ancol, Tol Harbour Road.

"JPO tersebut direncanakan sebagai penghubung antara stadion JIS dengan tempat parkir yang berada di gerbang karnaval dengan daya tampung sekitar 1.200 kendaraan roda empat dan 700 kendaraan roda dua," pungkas Brawijaya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper