Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Daftar Konglomerat Pemilik Jalan Tol, Ada Aguan Hingga Jusuf Hamka

Prospek bisnis di bidang jalan tol yang semakin menjanjikan membuat sejumlah konglomerat mengembangkan bisnisnya ke bidang tersebut. Siapa sajakah mereka?
Foto udara suasana ruas tol Serpong-Balaraja di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Foto udara suasana ruas tol Serpong-Balaraja di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Aguan Terjun Bisnis Jalan Tol

3. William Soerjadja 

William Soerjadja adalah konglomerat yang juga merupakan pendiri Astra International, perusahaan yang menaungi Grup bisnis Astra yang bergerak di bisnis infrastruktur, termasuk tol di Indonesia. 

Bisnisnya di bidang jalan infrastruktur jalan tol dikelola melalui PT Astra Tol Nusantara yang menjadi salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan tujuh jalan tol yang cukup panjang. 

Adapun, sejumlah jalan tol milik William Soerjadja di antaranya jalan tol Tangerang-Merak, jalan tol Cikopo-Palimanan, jalan tol Semarang-Solo, jalan tol Jombang, dan jalan tol Surabaya-Mojokerto, jalan tol Kunciran-Serpong, hingga JORR I Ruas Ulujami-Kebon Jeruk.

4. Eka Tjipta Widjaja

Siapa tak kenal Sinar Mas Land? Nama Eka Widjaja merupakan sosok dibalik besarnya salah satu pengembang properti di tanah air tersebut. 

Melalui anak perusahaannya, PT Trans Bumi Serbaraja, perusahaannya secara sukses memiliki ruas jalan tol Serpong-Balaraja. 

Selanjutnya, PT Bumi Serpong Damai Tbk. yang juga merupakan anak perusahaan dari Sinar Mas Land turut sukses membangun jalan tol Jakarta-Serpong.

5. Sugianto Kusuma

Sugianto Kusuma alias Aguan terjun ke bisnis jalan tol lewat PT Duta Graha Karya (DGK) yang mayoritas sahamnya sebanyak 99 persen digenggam oleh Agung Sedayu.

Agung Sedayu berkongsi dengan Grup Salim bakal segera membangun Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg dengan nilai investasi Rp23,22 triliun.

Untuk diketahui, Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg sepanjang 38,6 kilometer (km) ditargetkan rampung secara keseluruhan pada 2026.

Sebagai informasi, konsorsium Grup Salim dan Agung Sedayu ini juga merupakan tokoh kunci di balik lahirnya kota mandiri hasil reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 atau The New Jakarta City.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper