Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menteri Pertanahan Korsel Kunjungi Langsung Proyek IKN, Tertarik?

Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan Won Hee-Ryong berkunjung langsung ke IKN Nusantara. 
Foto udara suasana proyek pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (28/2//2023). Pembangunan 36 Rumah Tapak Jabatan Menteri tersebut tengah memasuki tahap pematangan lahan dan ditargetkan rampung pada Juni 2024 sebagai salah satu persiapan untuk penyelenggaraan upacara bendera Hari Kemerdekaan RI di IKN Nusantara. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Foto udara suasana proyek pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (28/2//2023). Pembangunan 36 Rumah Tapak Jabatan Menteri tersebut tengah memasuki tahap pematangan lahan dan ditargetkan rampung pada Juni 2024 sebagai salah satu persiapan untuk penyelenggaraan upacara bendera Hari Kemerdekaan RI di IKN Nusantara. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

Bisnis.com, JAKARTA – Korea Selatan serius menggarap proyek Ibu Kota Nusantara. Kali ini, Korea Selatan diwakili langsung Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi.

Komitmen kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan semakin erat. Hal ini ditunjukkan dengan kunjungan Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan Won Hee-Ryong ke IKN Nusantara. 

Adapun, Won Hee-Ryong menyambangi IKN untuk meninjau lebih lanjut lokasi pembangunan kawasan. Sebagaimana diketahui, RI dan Korsel telah memiliki nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Teknis Pemindahan dan Pembangunan IKN yang akan menjadi landasan mekanisme bilateral.

"Dengan harapan ke depannya dapat bekerja sama dan berkolaborasi untuk membangun teknologi kota pintar (smart city) di IKN," kata Menteri Won Hee-Ryong, dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (21/3/2023). 

Menteri Won Hee-Ryong bersama rombongan juga meninjau progres bendungan sepaku semoi, hingga mengunjungi lokasi pembangunan Istana Negara, titik nol IKN dan rumah susun Hunian Pekerja Konstruksi.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Harya Muldianto menerangkan Bendungan Sepaku Semoi dapat menyuplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter/detik, sebanyak 2000 liter/detik untuk IKN Nusantara dan sisanya 500 liter/detik untuk Balikpapan. 

“Saat ini progresnya sudah 86,56 persen dan ditargetkan dapat mulai diisi air [impounding] pada Juni 2023," jelasnya.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti mengatakan, nota kesepahaman itu juga akan menjadi dasar bagi perusahaan-perusahaan Korea Selatan untuk secara aktif berkontribusi dalam bekerja sama membangun IKN Nusantara.

“Adapun, bentuk kerja sama yang dilakukan yaitu pertukaran informasi, berbagi pengalaman, pengetahuan dan teknologi, pengiriman tenaga ahli, peningkatan kapasitas, proyek percontohan, dan bentuk kerja sama teknis lainnya," ujar Diana.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Korea Selatan melalui MOLIT memberikan program-program dukungan untuk pembangunan IKN diantaranya dukungan teknis untuk IKN. Beberapa di antaranya yaitu pengiriman 25 pegawai muda PUPR untuk mengikuti pelatihan di Korea Selatan. 

Tahk hanya itu, Korsel juga akan membantu pembangunan sistem penyediaan air bersih untuk IKN dengan kapasitas 350 liter/detik, feasibility study untuk proyek pendukung Immersed Tunnel di Teluk Balikpapan (Jalan Tol Akses IKN), proyek hibah pipeline dari KOICA, dan proyek Korea City Network (KCN).

Selanjutnya, Kepala BBPJN Kalimantan Timur Kementerian PUPR Junaidi mendampingi Menteri Won Hee-Ryong meninjau Jalan Sumbu Kebangsaan sisi Barat sepanjang 2,99 km. 

"Untuk Jalan Sumbu Kebangsaan sisi Barat sudah dalam tahap konstruksi sejak September 2022 dan ditargetkan selesai April 2024 dengan kontraktor pelaksana PP-Markinah, KSO," tandas Junaidi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper