Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rumah Mewah di RI Paling Banyak Dicari Crazy Rich Korsel dan Australia

Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara pilihan para Ultra High Net Worth Individuals (UHNWIs) untuk membeli hunian mewah.
Foto udara komplek perumahan di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Jumat (11/6/2021). Bisnis/Abdullah Azzam
Foto udara komplek perumahan di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Jumat (11/6/2021). Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar properti rumah mewah di Indonesia banyak diincar oleh para investor asing atau crazy rich terutama dari Korea Selatan dan Australia.

Berdasarkan laporan The Wealth Report 2023 yang dirilis Knight Frank, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara pilihan para Ultra High Net Worth Individuals (UHNWIs) untuk membeli hunian mewah.

UHNWIs merupakan individu yang memiliki kekayaan di atas US$30 juta atau setara dengan Rp461 miliar. Adapun, properti residensial premium di Indonesia berada di posisi ke-9 setelah Jepang yang paling diincar.

Senior Research Advisor Knight Frank, Syarifah Syaukat, mengatakan kondisi tersebut mendorong pertumbuhan harga hunian premium di Indonesia kembali menguat setelah terkoreksi saat pandemi.

"Menariknya, laporan The Wealth Report ini juga menunjukkan bahwa Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara pilihan bagi para UHNWIs di Australia dan Korea Selatan untuk membeli rumah," kata Syarifah, dikutip Senin (13/3/2023). 

Di samping itu, laporan yang sama menunjukkan Indonesia masuk dalam daftar 100 negara pertumbuhan positif untuk harga hunian premium. Dia memprediksi kondisi ini akan terus berlanjut pada 2023 ini.

Bahkan, Indonesia juga tercatat memiliki harga residensial yang menarik sebagai target investasi prime property. Sementara, beberapa kota termasuk di Asia Pasifik masih memilik pertumbuhan negatif terkait dengan sektor residensial premium.

"Hal ini menunjukkan adanya ketertarikan para investor untuk berbelanja di pasar premium residensial Indonesia," ujarnya.

Dalam hal ini, salah satu pengembang yang mengembangkan residensial premium yakni PT Jababeka Tbk. (KIJA) melalui anak usahanya PT Grahabuana Cikarang.

Marketing Director KIJA, Marcus Lee, menerangkan, pihaknya kini tengah memasarkan proyek rumah tapak Paradiso Golf Villas. Adapun, dia memproyeksi 90 persen unit akan diserap oleh warga asing. 

Pasalnya, ada sekitar 10.000 ekspatriat bekerja dan tinggal di dalam kawasan Jababeka. Mereka menjadi petinggi di 2.000 perusahaan nasional dan multinasional yang saat ini menempati lahan industri di Cikarang. 

"Orang [asing] tinggal di sini 80 persen WNA Jepang dan Korea, 10 persen orang Singapura, China, Malaysia dan lainnya, dan 10 persen lagi Indonesia. Ada lebih dari 10.000 ekspatriat dan mungkin 20 persen di antaranya merupakan manajemen senior," kata Marcus saat ditemui di Jababeka, beberapa waktu lalu.

Kawasan rumah tapak ini dapat berkembang di lahan seluas 5.600 hektare dan lahan residensial seluas 2,7 hektare. Ada 3 tipe yang ditawarkan yaitu tipe 7,9, dan 12 dengan harga mulai dari Rp5 miliar - Rp10,3 miliar.

Proyek tersebut merupakan kerja sama joint venture dengan Keihan Real Estate Co., Ltd asal Jepang yang telah di tandatangani pada akhir 2018 lalu. Keihan Real Estate Co., Ltd. merupakan pengembang terintegrasi yang membangun proyek residensial berdasarkan pada jalur transportasi kereta api (Keihan Line) yang dibangun Keihan Group.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper