Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menteri Basuki: Jasa Marga Bakal Lepas Saham Beberapa Ruas Tol Trans Jawa

Jasa Marga disebut berencana melepas saham beberapa ruas tol Trans Jawa dan ditargetkan mengantongi dana segar Rp19 triliun.
Kendaraan melintas di dekat logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Kendaraan melintas di dekat logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bakal melepas saham di beberapa ruas tol Trans Jawa.

Menteri Basuki mengatakan Jasa Marga (JSMR) telah menyampaikan rencana pelepasan saham sejumlah ruas tol Trans Jawa ke Kementerian PUPR.

Dia menuturkan, langkah tersebut dilakukan Jasa Marga untuk mendapatkan dana segar demi mendukung pembangunan proyek jalan tol baru, salah satunya Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

“Dia [Jasa Marga] akan ada uang, kalau ini ada pelepasan beberapa saham, akan dapat Rp19 triliun,” kata Basuki saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2023).

Basuki menjelaskan ruas tol yang akan dilepas tidak seluruhnya mayoritas sahamnya dimiliki oleh Jasa Marga. Meskipun demikian, dia tidak menyebutkan detail ruas tol mana saja yang bakal dilepas oleh Jasa Marga.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Bisnis, manajemen Jasa Marga belum memberikan respons terkait rencana pelepasan saham sejumlah ruas tol di Trans Jawa.

Adapun, pada 1 Juli 2022, Jasa Marga telah resmi melakukan pemisahan Divisi Regional Jasamarga Transjawa Tollroad ke anak usaha PT Jasamarga Transjawa Tol (PT JTT). 

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyatakan JTT selaku perusahaan penerima pemisahan adalah anak perusahaan terkendali yang 99,00 persen sahamnya dimiliki oleh Jasa Marga yang laporan keuangannya juga tetap terkonsolidasi. 

Dengan dilakukannya pemisahan, JTT dapat lebih kompetitif dan agile dalam mengambil keputusan bisnis guna menghasilkan nilai tambah bagi Jasa Marga.

Lisye menuturkan, selanjutnya untuk pengembangan bisnis JTT saat ini perseroan masih dalam tahap persiapan internal untuk program equity fundraising melalui JTT sebagai tindak lanjut rencana perseroan untuk mendapatkan pendanaan baru berbasis ekuitas. 

“Program equity fundraising ini adalah salah satu inisiatif strategis Perseroan yang telah dipersiapkan sejak 2020 dan tertuang dalam rencana jangka panjang perusahaan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper