Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jokowi Mau Cek Proyek IKN Bulan Depan, Bakal Bawa Investor?

Presiden Jokowi bakal meninjau perkembangan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) pada Februari 2023.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  18:52 WIB
Jokowi Mau Cek Proyek IKN Bulan Depan, Bakal Bawa Investor?
Presiden Jokowi bersama sejumlah jajaran di IKN, Selasa (25/10/2022) - BPMI Setpres - Laily Rachev.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan melihat perkembangan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) pada Februari 2023.

Hal ini disampaikan Menteri Basuki usai menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meninjau Proyek Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT), Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023).

"Iya [Februari nanti akan tinjau pembangunan IKN]," kata Basuki kepada wartawan usai meninjau sodetan Kali Ciliwung di Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023).

Lebih lanjut, Basuki mengatakan bahwa kemungkinan pada Rabu (25/1/2023) dirinya akan segera berangkat ke Ibu Kota baru yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu untuk mempersiapkan kunjungan Jokowi.

"Ini saya besok bentar lagi mau cek untuk memastikan pada Februari 2023 beliau [Presiden Jokowi) bisa ke sana atau tidak,” ujarnya.

Selain itu, dia mengamini bahwa peninjauan orang nomor satu di Indonesia ke IKN tersebut dalam rangka mempersiapkan untuk mengajak investor melihat lokasi Ibu Kota baru.

Lebih lanjut, dia memastikan bahwa saat ini tidak ada kendala berarti dalam pembangunan fisik di IKN. Basuki mengungkapkan Kementerian PUPR sedang menyelesaikan sejumlah infrastruktur, seperti jalan raya untuk menunjang konektivitas.

"Tugas kami menyelesaikan jalan-jalan konektivitas, land development, kantor-kantor mulai bekerja," jelasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah merencanakan pembangunan IKN dengan pendanaan yang mayoritas bersumber dari non-APBN. Total biaya pembangunan IKN, menurut estimasi awal pemerintah, sebesar Rp466 triliun yang sebanyak 80 persen bersumber dari non-APBN dan 20 persen dari APBN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN Jokowi ibu kota negara
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top