Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pengembangan Industri Semikonduktor RI Perlu Investasi US$758 Juta

Industri semikonduktor di Tanah Air memerlukan penanaman modal sekitar US$758 juta untuk pengembangan mulai dari sisi hulu, imtermediate, sampai dengan hilir.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 09 Desember 2022  |  02:30 WIB
Pengembangan Industri Semikonduktor RI Perlu Investasi US$758 Juta
Chip semikonduktor buatan SK Hynix. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Industri semikonduktor di Tanah Air diperkirakan memerlukan penanaman modal sekitar US$758 juta untuk melakukan pengembangan mulai dari sisi hulu, imtermediate, sampai dengan hilir.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Ignatius Warsito, memerinci investasi tersebut diperlukan untuk tiga kebutuhan. 

Pertama, untuk investasi industri hulu intermediate MG-Si dengan kapasitas 32.000 metrik ton/tahun senilai US$300 juta. Kedua, untuk industri polysilicon dengan kapasitas 6.500 metrik ton/tahun US$373 juta.

Ketiga, untuk industri ingot monocry monocrystalline dan wafer silicon membutuhkan investasi senilai US$85 juta. 

"Untuk itu, kami terus berupaya menguasai industri strategis dari hulu, intermediate, hingga hilir. Termasuk, dalam pengembangan industri semikonduktor. Langkah ini perlu diikuti kebijakan strategis yang menunjang iklim usaha yang kondusif," kata Warsito di Jakarta, Kamis (8/12/2022). 

Warsito mengatakan beberapa komponen vital yang dihasilkan dari industri semikonduktor digunakan untuk kebutuhan remote working, artificial intelligence (AI), serta electric vehicle (EV).

Country Manager Indonesia STMicroelectronics, Slamet Wahyudi menambahkan, bahan baku utama semikonduktor dunia diproduksi oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) sebanyak 56 persen. 

Kemudian, Samsung dengan porsi sebanyak 16 persen, UMC 7 persen, Global Foundry 6 persen, SMIC 4 persen, dan perusahan-perusahaan lainnya sebanyak 12 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri semikonduktor
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top