Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bandingkan CEO dengan Orkestra, Airlangga: Sering Improvisasi Sendiri, Nadanya Jadi Beda

Airlangga menilai, para CEO sering berimprovisasi sendiri dan tidak mengikuti kebijakan yang ditentukan pemerintah.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  13:27 WIB
Bandingkan CEO dengan Orkestra, Airlangga: Sering Improvisasi Sendiri, Nadanya Jadi Beda
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan kata sambutan di acara B20 Summit Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11 - 2022). Youtube: B20 Summit
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyindir para CEO yang tidak mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah. Bahkan, dia membandingkan para CEO dengan orkestra yang dipimpin oleh komponis Addie MS dalam CEO Forum XIII bertajuk “Tantangan dan Langkah Percepatan Pemulihan 2023”.

Saya senang diawali dengan orkestra, rapi dan baik. Cuma bedanya kalau kita ini mengelola ekonomi maunya kita seperti konduktor Addie MS, semua nurut. Cuma kalau di ekonomi, para CEO sering melakukan improvisasi sendiri, jadi nadanya berbeda-beda,” kata Airlangga, Jumat (2/12/2022).

Airlangga menyampaikan, mengorkestrasi ekonomi Indonesia yang dimaksud adalah stabilisasi fiskal, moneter, dan sektor riil. Jika tiga poin tersebut menjadi satu harmoni, dia yakin ekonomi Indonesia akan bertahan di tengah gejolak global yang ada.

Pada kesempatan itu, dia juga melontarkan sindiran kepada para eksportir yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri.

Politisi Partai Golkar itu menuturkan, cadangan devisa Indonesia sedikit mandek meskipun perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 30 bulan berturut-turut, sehingga perlu adanya pendalaman sektor ekonomi yang terkait dengan dolar. 

“Dolar ekonomi harus kuat karena kita lihat banyak para eksportir dananya tidak parkir. Ini kan persoalan klasik. Selalu mereka mengatakan bahwa parkir dulu karena banknya di luar, ada dapat bunga 3 persen. Di Indonesia, tingkat bunga dolar relatif masih over the counter,” ujarnya.

Melihat kenyataan tersebut, Airlangga menilai Bank Himbara perlu lebih transparan memberikan special rate. Gubernur BI Perry Warjiyo bahkan disebut akan memberikan GWM (Giro Wajib Minimum) khusus untuk menarik devisa dalam negeri.

“Gubernur BI akan memberikan GWM khusus untuk menarik devisa dalam negeri,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airlangga hartarto menko perekonomian ceo
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top