Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kena Banjir! Jalan Tol Pondok Aren-Serpong Ditutup

Jalan Tol Pondok Aren-Serpong telah ditutup sementara pada sore ini akibat banjir yang menggenangi ruas jalan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  18:09 WIB
Kena Banjir! Jalan Tol Pondok Aren-Serpong Ditutup
Jalan Tol Pondok ArenSerpong di Banten. - NusantaraInfrastructure.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ruas Jalan Tol Pondok Aren-Serpong telah ditutup sementara pada Kamis (1/12/2022) sore. Penutupan tersebut dilakukan karena imbas volume air yang menutupi jalur tol tersebut.

Dilansir oleh Info Tol BSD dari akun Twitternya, Ruas Tol Pondok Aren telah mulai digenangi air sejak pukul 16.55 WIB. Air mulai masuk ke jalur KM 08. Imbas kejadian tersebut, arus lalu lintas di ruas tersebut pun sempat tersendat.

"Genangan setinggi 10-15 CM mulai masuk ke area tol, cuaca hujan deras," tulis informasi yang dilansir dari Info Tol BSD, Kamis (1/12/2022).

Ruas tersebut telah menjadi langganan banjir setiap hujan dengan intensitas besar mengguyur Jalan Tol Pondok Aren-Serpong. Sebelumnya banjir sempat terjadi pada Oktober lalu dan telah merendam jalanan setinggi 90 cm.

Kementerian PUPR akan membangun jembatan sebagai upaya mengantisipasi banjir pada KM 08 di Ruas Tol Pondok Aren-Serpong. Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2023.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan pembangunan jembatan dilakukan untuk mengganti fungsi box culvert yang saat ini dijadikan upaya penanganan pertama untuk menyelesaikan masalah kenaikan muka air di ruas tol tersebut.

"Jadi nanti box culvert ini akan kita ganti dengan jembatan selebar 20 meter dengan memberikan keleluasaan untuk aliran Sungai Cibenda dan kita tinggikan setinggi 2 meter," kata Hedy.

Adapun box culvert yang digunakan saat ini memiliki dimensi 2 x 4,5 meter dan tinggi 2,5 meter. Namun, banjir tak terbendung akibat terjadinya perubahan pola aliran sungai Cibenda.

Tak hanya jembatan, Kementerian PUPR juga melakukan konstruksi lain mulai dari meninggikan badan jalan tol setinggi 2 meter pada KM 08 yang terbentang sepanjang 459 meter, membangun kolam retensi dengan kapasitas 7.700 meter kubik, dan membersihkan sedimen sungai di area box culvert.

"Sejauh mana upaya ini dilaksanakan? Sekarang sudah berjalan, rencananya akan selesai di Mei tahun depan. Sebelumnya target kita musim hujan ini selesai, tapi karena satu dan lain hal permasalahan, sehingga progres saat ini masih 30an persen," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol banjir Kementerian PUPR
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top