Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Soal Investasi, Jokowi: Jangan Ganggu Modal Masuk!

Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala daerah dan perangkatnya tidak menghambat masuknya investasi ke Tanah Air.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 30 November 2022  |  12:51 WIB
Soal Investasi, Jokowi: Jangan Ganggu Modal Masuk!
Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia hari ini, Rabu (30/11/2022). - Tangkap layar.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh kepala daerah dan menteri agar tak mengganggu capital inflow atau arus modal masuk dalam rangka investasi.

"Saya titip tadi, seluruh kementerian, kepada gubernur, bupati/walikota, jangan sampai ada yang mempersulit, mengganggu capital inflow, arus modal masuk, dalam rangka investasi ini," ujar Jokowi dalam acara Pertemuan Tahunan BI 2022, Rabu (30/11/2022).

Dia menjelaskan investasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga/2022 bisa bagus karena dibantu arus investasi yang juga baik.

Meski begitu, Jokowi mengingatkan, tahun depan ada ancaman ekonomi global yang akan menurun. Apalagi, pemerintah sudah menargetkan agar tahun depan ada masuk Rp1.400 triliun investasi. Mengingatkan situasi ekonomi dunia 2023, dia mengingatkan investasi ini sangat dibutuhkan oleh Indonesia.

"Tahun depan, hati-hati. Tidak mudah angka Rp1.400 triliun itu," jelasnya.

Jokowi mengatakan, Indonesia kini sudah mendapatkan kepercayaan dari para investor. Sebab, lanjutnya, pada tahun lalu dan tahun ini, target investasi akan tercapai.

Tak hanya itu, lewat berbagai Undang-undang (UU) seperti Cipta Kerja, pemerintah juga coba melakukan reformasi struktural. Namun, Jokowi tetap ingin pelaksanaannya di lapangan diperhatikan.

"Kita ingin membangun sebuah mind set baru, itulah yang menimbulkan trust dan kepercayaan kepada kita. Tapi hati-hati, masih perlu policy-policy yang kita reform, dan perlu pelaksanaan di lapangan yang bener," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Bank Indonesia
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top