Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PUPR Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Cianjur dengan Teknologi RISHA

Kementerian PUPR akan merekonstruksi rumah yang rusak berat akibat gempa di Cianjur dengan teknologi RISHA.
Rumah warga rusak berat akibat gempa yang melanda kabupaten Cianjur Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) siang. JIBI/Bisnis-Nancy Junita @bnpb
Rumah warga rusak berat akibat gempa yang melanda kabupaten Cianjur Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) siang. JIBI/Bisnis-Nancy Junita @bnpb

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan merelokasi bangunan yang rusak berat akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Zainal Fatah, mengatakan pihaknya akan menggunakan teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) dalam rekonstruksi bangunan di Cianjur.

Berdasarkan data sementara yang tercatat, ada sebanyak 11.000 bangunan mengalami rusak berat, 11.000 rusak sedang, dan 22.000 rusak ringan. Adapun, PUPR diberi tugas untuk merekonstruksi bangunan yang rusak berat saja.

"Kita gunakan [RISHA] di seluruh rumah-rumah korban terdampak dan direlokasi. PUPR akan gunakan teknologi itu," kata Zainal kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

RISHA merupakan rumah dengan menerapkan desain modular yakni konsep yang membagi sistem menjadi bagian-bagian kecil. Dengan ukuran efisien, rumah ini dapat dirakit dan dikembangkan sesuai kebutuhan penghuni.

Teknologi RISHA diklaim sebagai bangunan kokoh anti gempa. Hal ini dibuktikan dengan dua bangunan sekolah di Cianjur yang menggunakan teknologi tersebut dan tetap kokoh setelah diterpa gempa.

Di sisi lain, produk hasil Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian PUPR ini telah digunakan untuk merekonstruksi rumah korban erupsi Gunung Semeru, Kab. Lumajang, Jawa Timur.

"Ada 1.900-an lebih unit rumah yang kita bangun dalam waktu 2,5 bulan selesai. Itu terbuksi bisa dilakukan cepat," jelasnya.

Artinya, RISHA tak hanya menawarkan keamanan tetapi juga kecepatan dalam pembangunan. Untuk saat ini, PUPR tengah menunggu hasil clearance land dari Pemda setempat untuk segera memulai relokasi hunian korban gempa.

Diberitakan sebelumnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melaporkan akan menyiapkan 2 hektare lahan untuk relokasi rumah korban gempa Cianjur. Di samping itu, Zainal optimis, nantinya pembangunan akan selesai dengan cepat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper