Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Inflasi Jepang Oktober 2022 Tembus Level Tertinggi 40 Tahun

Kementerian Dalam Negeri Jepang melaporkan indeks harga konsumen (IHK) inti naik 3,6 persen pada Oktober (year-on-year/yoy).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 November 2022  |  08:46 WIB
Inflasi Jepang Oktober 2022 Tembus Level Tertinggi 40 Tahun
Seorang wanita di toko Uniqlo Fast Retailing di Tokyo, Jepang (24/1/2017). - .Reuters/Kim Kyung/Hoon
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Laju inflasi Jepang mencapai level tertinggi dalam 40 tahun terakhir pada Oktober 2022.

Dilansir Bloomberg pada Jumat (18/11/2022), Kementerian Dalam Negeri Jepang melaporkan indeks harga konsumen (IHK) inti naik 3,6 persen pada Oktober dari periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Kenaikan ini didorong oleh makanan olahan dan memudarnya dampak pemangkasan biaya telepon seluler.

Angka inflasi inti ini,  yang tidak termasuk harga makanan segar, melampaui proyeksi analis sebesar 3,5 persen, sekaligus merupakan pertumbuhan harga tercepat sejak tahun 1982. Inflasi kini jauh melampaui target Bank of Japan sebesar 2 persen selama tujuh bulan berturut-turut.

Di sisi lain, lonjakan inflasi ini diperkirakan belum meyakinkan Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda untuk mengubah arah kebijakannya, meskipun tekanan semakin besar.

Kepala Ekonom Daiwa Securities Co. Mari Iwashita mengatakan semakin sulit bagi BOJ untuk terus berpandangan bahwa lonjakan inflasi saat ini bersifat sementara.

“Jika yen tetap lemah, lebih banyak perusahaan akan mencoba membebankan biaya kepada konsumen,” ungkap Iwashita seperti dikutip Bloomberg, Jumat (18/11).

Kuroda secara konsisten mempertahankan bahwa inflasi saat ini hanya bersifat sementara, dan bahwa kebijakan bank sentral yang sangat longgar diperlukan untuk terus mendukung pemulihan ekonomi Jepang dari pandemi.

BOJ saat ini memperkirakan inflasi turun di bawah 2 persen pada tahun fiskal berikutnya mulai April 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang ekonomi jepang Inflasi
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top