Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lahan Deltamas (DMAS) Laris Manis Diserbu Kebutuhan Data Center

Kota Deltamas telah mengoleksi marketing sales Rp1,3 triliun per kuartal III/2022, mayoritas untuk kebutuhan pembangunan data center.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 16 November 2022  |  19:47 WIB
Lahan Deltamas (DMAS) Laris Manis Diserbu Kebutuhan Data Center
Kota Deltamas, proyek PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), kongsi usaha Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation semakin membuka peluang besar untuk kawasan industri khusus data center.

Hal ini lantaran perolehan pra-penjualan atau marketing sales per kuartal III/2022 yaitu senilai Rp1,3 triliun ditopang oleh penjualan lahan untuk data center yang berkontribusi sebanyak 90 persen dari jumlah tersebut.

Direktur dan Corporate Secretary PT Puradelta Lestari Tbk. Tondy Suwanto mengatakan masifnya penggunaan e-Commerce hingga platform online memicu kebutuhan database sejumlah perusahaan.

"Capaian pra-penjualan yang baik di tahun ini didukung oleh kenaikan harga penjualan rata-rata dan meningkatnya permintaan, khususnya dari sektor data center," kata Tondy dalam acara Press Tour di Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas, Cikarang, Rabu (16/11/2022).

Adapun, lahan tanah yang disediakan untuk data center di kawasan GIIC yakni sebesar 200 hektar dari total keseluruhan lahan di Kota Deltamas 3.200 hektar.

Dari zona data center tersebut, baru ditempati oleh 14 tenan dengan serapan lahan dikisaran 60-70 hektar, termasuk PT Telkom Indonesia Tbk. dan Pusat Data Nasional milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Untuk 2-3 tahun terakhir, data center ini kontribusinya 90 persen untuk tahun ini [dari total marketing sales]," tambahnya.

Direktur Operasional Kota Deltamas Tommy Satriotomo menuturkan bahwa pengembangan 200 hektar masih menjadi tahap awal pengembangan oleh Deltamas.

"Kami sekarang baru sampai 14 data center yang sudah masuk, tentu sampai 2022 itu kita akan tambah lagi tapi kita tidak bisa publish [tenant data center]. Untuk 1 data center itu bisa 5 hektar, jadi kira-kira kalau 200 hektar maka akan dipakai oleh 40," ujar Tommy.

Deltamas dalam menunjang bisnis data center bekerja sama dengan PLN yang menyediakan listrik hingga 963 mega volt-ampere. Tak hanya itu, pihaknya memiliki 2 gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET).

Di sisi lain, kuantitas air baku pun tak kalah mumpuni dengan adanya water treatment plant (WTP) dan waste water treatmen plant (WWTP). Hal tersebut dinilai menarik bagi para tenant untuk masuk ke kawasan GIIC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota deltamas dmas data center penyedia layanan data center kawasan industri
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top