Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jababeka Bakal Jadi Klaster Industri Net Zero Pertama Asia Tenggara

Kawasan Industri Jababeka di Cikarang-Indonesia siap jadi kawasan industri net zero pertama di Asia Tenggara.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 11 November 2022  |  21:44 WIB
Jababeka Bakal Jadi Klaster Industri Net Zero Pertama Asia Tenggara
Kawasan Industri Jababeka di Cikarang, Kabupaten bekasi, Jawa barat. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kawasan industri Jababeka-Cikarang menandatangani komitmen untuk menjadi klaster industri net zero emission pertama di Asia Tenggara. Komitmen tersebut ditandatangani di Indonesia Net Zero Summit 2022, salah satu side event B20 Summit 2022

Komitmen tersebut ditandatangani oleh pabrik-pabrik industri terkemuka di Kawasan Industri Jababeka di Cikarang-Indonesia, seperti PT Pertamina (Persero), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), Hitachi, dan L'Oréal. 

Managing Director Jababeka Infrastruktur Agung Wicaksono mengatakan inisiatif tersebut akan membantu perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri untuk mengambil peran utama dalam mengatasi meningkatnya permintaan konsumen akan produk berkelanjutan. 

"Inisiatif tersebut akan membantu perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri untuk mengambil peran utama dalam mengatasi meningkatnya permintaan konsumen akan produk berkelanjutan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab," kata Agung dalam keterangan resmi, Jumat (11/11/2022). 

Melalui penandatanganan tersebut, kelompok pabrik Jababeka menargetkan mencapai emisi karbon nol bersih sebelum tahun 2050. Adapun, Indonesia menargetkan target net zero emission pada 2060.

Selain itu, tambah Agung, tujuan lain komitmen tersebut ada meningkatkan efisiensi operasional, sirkularitas, serta transisi dari energi fosil ke energi listrik bertenaga surya, dan sumber terbarukan lainnya.

"Tujuan-tujuan ini akan menjadi bagian dari upaya transisi energi B20 yang mendukung presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022," ujarnya. 

Presiden Direktur dan CEO Pertamina sekaligus Chair of the B20 Energy, Sustainability and Climate Change Nicke Widyawati mengatakan untuk mencapai dekarbonisasi dibutuhkan kolaborasi antar banyak pemangku kepentingan. 

"Jadi, kami mencari perusahaan tambahan di Jababeka untuk bergabung dengan kelompok baru ini," jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri jababeka emisi karbon Forum Bisnis B20
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top