Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bank Sentral: Pengertian, Tugas, Fungsi, Wewenang dan Contohnya

Bank sentral adalah sebuah instansi atau lembaga keuangan yang bertanggung jawab pada suatu kebijakan moneter. Simak penjelasan lengkapnya.
Hana Fathina
Hana Fathina - Bisnis.com 07 November 2022  |  15:22 WIB
Bank Sentral: Pengertian, Tugas, Fungsi, Wewenang dan Contohnya
Bank Indonesia adalah bank sentral yang memiliki wewenang dalam mengatur kebijakan moneter - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Bank sentral merupakan sebuah instansi atau sebuah lembaga keuangan yang bertanggung jawab pada suatu kebijakan moneter dan juga menciptakan tingkat aktivitas ekonomi yang stabil pada suatu negara. 

Bank sentral menjadi sebuah lembaga yang sudah dimiliki oleh para pihak swasta pada suatu pemerintahan negara, memiliki tanggung jawab atas stabilitas mata uang, menjaga tingkat inflasi, stabilitas sektor perbankan dan seluruh sistem keuangan pada sebuah negara. 

Bank sentral wajib menjaga agar tingkat inflasi terkendali serta selalu dalam nilai merendah maupun pada posisi optimal untuk perekonomian dengan bentuk mengontrol keseimbangan pada jumlah barang serta uang. 

Berikut ini beberapa hal tentang bank sentral yang sudah dilansir dari berbagai sumber:

1. Tugas bank sentral

  • Menetapkan serta melaksanakan kebijakan moneter 
    Kebijakan moneter harus dijalankan untuk menjaga peredaran jumlah mata uang yang ada pada masyarakat, maka seluruh harga produk barang dan juga jasa dapat dijaga serta dikendalikan. 

Dalam kebijakan moneter tersebut harus dijalankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga, pihak BI harus bekerjasama dengan pihak pemerintah yang dimana seluruh kebijakan yang sudah ditetapkan dapat berjalan sesuai dengan kebijakan fiskal dan juga beberapa kebijakan ekonomi lainnya. 

  • Mengatur dan mengawasi perbankan
    BI harus melakukan pengawasan makroprudensial yang berguna untuk menjaga kestabilan sebuah sistem keuangan yang berlaku di Indonesia. Kebijakan makroprudensial ini merupakan sebuah kebijakan yang sudah disusun untuk bisa memberikan batasan dengan risiko dan juga biaya kritis yang sistematik. 
  • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran 
    Makna dari sebuah sistem pembayaran ini merupakan sebuah sistem pembayaran tunai serta non tunai. Bank Indonesia memiliki peran penuh Ketika mengeluarkan aturan, standar, kesepakatan dan juga cara untuk digunakan dalam mengatur peredaran uang. 

2. Fungsi bank sentral

  • Menjaga cadangan kas negara 
    Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki wewenang dalam menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Kegiatan yang dilakukan oleh bank sentral adalah dengan menaikkan atau menurunkan cadangan minuman yang harus dipenuhi oleh bank umum pemberian kredit dan pengedaran uang. 

Jika Bank Indonesia menaikkan cadangan kas, berarti Bank Indonesia sedang mengurangi jumlah uang yang beredar. Sedangkan, jika Bank Indonesia menurunkan cadangan kas, berarti Bank Indonesia ingin menambah jumlah uang yang beredar. 

  • Melancarkan lalu lintas pembayaran 
    Bank Indonesia sebagai bank sentral mengadakan kliring dan mengadakan uang kartal yang beredar pada bank-bank umum. Agar dapat menjalankan fungsinya dalam menjalankan lalu lintas pembayaran, Bank Indonesia juga diberikan beberapa wewenang oleh pemerintah. 

Salah satunya untuk memberi persetujuan dan izin dan juga melaksanakan penyelenggaraan berbagai sistem pembayaran. Bank Indonesia juga diwajibkan bagi pihak penyelenggara jasa sistem pembayaran harus rutin menyampaikan laporan kegiatan mereka. 

  • Sebagai banker, agen dan penasihat pemerintah
    Bank sentral sebagai bankir akan melaksanakan transaksi yang berhubungan dengan valuta asing, baik jual atau beli valuta asing. Bank Indonesia juga sebagai Lembaga yang menerima pembayaran pajak pemerintah, serta membantu pengedaran surat milik pemerintah. 

Sebagai agen penasihat, fungsi bank sentral adalah mengelola dan mengurus semua kegiatan administrasi yang berkaitan dengan hutan nasional. Bank sentral juga akan memberikan saran dan informasi mengenai keadaan pasar uang dan pasar modal terkini pada pemerintah.

3. Tujuan bank sentral

Tujuan bank sentral adalah untuk mencapai dan memelihara kestabilan rupiah. Adapun kestabilan nilai rupiah yang dimaksud adalah kestabilan nilai rupiah terhadap barang dan jasa yang tercermin dari perkembangan laju inflasi serta kestabilan mata uang negara lain. Instrumen yang digunakan untuk mencapai dan memelihara nilai rupiah tersebut melalui Bank Indonesia adalah bank sentral. 

4. Wewenang bank sentral

  • Menetapkan target moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi.
  • Melakukan pengontrolan moneter dengan melakukan instrumen kebijakan moneter seperti operasi pasar terbuka, fasilitas diskonto, penetapan giro wajib minimum dan imbauan.
  • Mengeluarkan, mengedarkan, menarik dan memusnahkan uang rupiah serta menetapkan harga, ciri uang, bahan yang digunakan dan tanggal berlakunya.
  • Memberi dan mencabut izin Lembaga atau kegiatan usaha tertentu dari bank.
  • Melakukan bank pengawasan secara langsung ataupun tidak langsung.
  • Mengenakan sanksi terhadap bank, sesuai ketentuan perundang-undangan.

5. Bank sentral dunia

  • Bank of Japan, Jepang 
    Bank Of Japan merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan undang-undang, bukan Lembaga pemerintahan maupun perusahaan swasta. BoJ didirikan pada tahun 1882, dan memiliki kantor pusat di Chuo, Tokyo. 
  • People’s Bank of China, Tiongkok
    Bank ini didirikan pada tanggal 1 Desember 1948 berdasarkan hasil konsolidasi dari Bank Huabei, Bank Beihai dan Bank Petani Xibei. PBOC bertanggung jawab atas kebijakan moneter dan fiskal di daratan Tiongkok. Bank sentral Tiongkok ini merupakan salah satu bank sentral terbesar di dunia dengan cadangan devisa lebih dari tiga triliun dollar. 
  • Bank of England, Inggris 
    Bank ini didirikan pada tanggal 27 Juli 1964 dengan status sebagai bank swasta lalu dinasionalisasi pada tahun 1946. Pada tahun 1997, Bank of England akhirnya diresmikan sebagai Lembaga independen yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah dan diberi arahan untuk melaksanakan dan menetapkan kebijakan moneter. 
  • Bank Indonesia, Indonesia
    Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia. Dimana merupakan lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang. Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank Indonesia, dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga. Pada UU No. 23/1999 tentang Bank Indonesia, dinyatakan berlaku pada tanggal 17 Mei 1999 dan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 6/ 2009


Itulah beberapa hal tentang bank sentral. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu tentang bank. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank sentral Bank Indonesia ekonomi tips keuangan kebijakan moneter kebijakan fiskal bank
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top