Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Perumahan Swedia Semakin Anjlok Gara-gara Ini

Harga penjualan properti di Swedia semakin anjlok karena melonjaknya biaya energi
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 08 Oktober 2022  |  01:35 WIB
Pasar Perumahan Swedia Semakin Anjlok Gara-gara Ini
Real Estate - huffingtonpost
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan data broker terbaru, penurunan harga rumah Swedia semakin terasa pada bulan September. Hal ini disebabkan kenaikan suku bunga dan kekhawatiran melonjaknya biaya energi yang mengurangi permintaan.

Di lansir dari Bloomberg pada (7/10/2022) Negara Nordik salah satu pasar properti terlaris di dunia selama pandemi, sekarang menghadapi penurunan dua digit, serupa dengan negara lainnya seperti Australia dan Kanada.

Setelah pasar kembali normal sejak Maret ketika Riksbank memulai perubahan haluan bersejarah dalam kebijakan moneter, ada kekhawatiran yang berkembang, yakni potensi lonjakan harga listrik di musim dingin mendatang dapat memperdalam kemerosotan.

Maklarstatistik Svensk menjelaskan harga apartemen telah turun 6 persen dari tahun sebelumnya, sementara harga rumah mengalami kenaikan lebih besar selama pandemi karena pembeli mencari lebih banyak ruang untuk bekerja dari rumah, sehingga turun 3 persen.

Kepala penjualan dan pengembangan Maklarstatistik Hans Flink mengatakan, jumlah penjualan yang diselesaikan pada bulan September dan seluruh kuartal ketiga secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021 dan 2020.

Berdasarkan data yang ada penurunan tahunan biaya rumah susun sekarang menjadi yang tercepat sejak Agustus 2018 ketika negara Nordik itu terakhir kali mengalami koreksi harga properti.

Selain itu, Bank sentral sudah mengakui mengalami tahun yang buruk, dan mengharapkan untuk menaikkan biaya pinjaman menjadi 2,5 persen dalam setahun, karena mencoba untuk mencapai keseimbangan yang baik, antara pendinginan inflasi yang tertinggi tiga dekade dan menghindari kesulitan mendarat untuk perekonomian.

Penurunan harga rumah lebih terasa lagi di tiga kota terbesar Swedia yaitu Stockholm, Malmo dan Gothenburg, dengan penurunan 6-9 persen dari tahun sebelumnya.

Pemberi pinjaman dan Riksbank memperkirakan harga akan melemah lebih lanjut, memproyeksikan penurunan 15-20 persen dari tertinggi sepanjang masa yang dicapai awal tahun ini. Itu berarti sekitar setengah dari penurunan sudah dilakukan, berdasarkan data dari Valueguard yang menunjukkan penurunan 8,7 persen pada Agustus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swedia perumahan properti
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top