Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BLT UMKM 2022 Tak Kunjung Cair, Ini Kata Menteri Koperasi dan Kemenkeu

Bantuan langsung tunai atau BLT UMKM 2022 tak kunjung cair. Simak pernyataan Menteri Koperasi Teten Masduk dan pihak Kemenkeu.
Khadijah Shahnaz & Ni Luh Anggela
Khadijah Shahnaz & Ni Luh Anggela - Bisnis.com 06 Oktober 2022  |  14:49 WIB
BLT UMKM 2022 Tak Kunjung Cair, Ini Kata Menteri Koperasi dan Kemenkeu
Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT) UMKM senilai Rp2,4 juta dibuka kembali mulai Maret 2021 - Twitter: KemenkopUKM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bantuan langsung tunai untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau BLT UMKM 2022 tak kunjung cair dan masih dalam tahap pembahasan. 

Menteri Koperasi UKM Teten Masduki mengatakan pencairan BLT UMKM 2022 saat ini masih dibahas bersama dengan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian terjadi jadwal penyaluran. 

"BLT UMKM 2022 saat ini belum ada keputusan [cair], jadi masih dibicarakan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian" ujar Teten kepada Bisnis , Kamis (6/10/2022) 

Sebelumnya Pemerintah mengatakan akan segera melakukan pencairan BLT UMKM 2022 pada Oktober 2022.  Penyaluran BLT UMKM tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 134/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022, penyaluran bansos tersebut juga akan menyasar ke angkutan umum, ojek, hingga nelayan.

Teten pun menilai untuk pelaku UMKM saat ini sudah dapat bertahan, sehingga pihaknya akan memfokuskan pada nelayan kecil. Hal ini dikarenakan biaya produksi untuk nelayan 60 persen mencangkup pembelian bahan bakar minyak (BBM), yang belum lama ini mengalami penaikan harga.

"Kami sekarang kerjasama dengan Kementerian BUMN dan Pertamina, untuk akses nelayan mendapat solar dan BBM dengan harga yang wajar dan bukan dari pengecer," jelasnya. 

Dihubungi terpisah, Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Keuangan Putut Hari Satyaka mengatakan belum ada keputusan terkait pencairan BLT UMKM 2022 hingga saat ini. 

"Saya konfirmasi ke direktorat yang bersangkutan, memang benar tidak ada BLT UMKM sampai saat ini," jelasnya kepada Bisnis. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi)  telah memerintahkan pemerintah daerah untuk menyalurkan 2 persen dana transfer umum senilai Rp2,17 triliun untuk bansos kepada pelaku usaha tersebut. 

Mengacu pada PMK No 134/2022, dia mengatakan ada kewajiban bagi Pemda menganggarkan sebesar 2 persen dari Dana Transfer Umum (Oktober - Desember) utk belanja perlinsos, a.l: bansos umum, kpd ojek, usaha mikro, nelayan, subsidi transportasi dll.

"Itu menjadi diskresi daerah apakah akan diarahkan utk bantuan ojek, subsidi trabsportasi, bantuan ke usaha mikro, dll. Jadinya tidak kemudian semuanya untuk UMKM. Tergantung kebijakan daerahnya," ungkapnya. 

Besaran BLT UMKM disebut akan senilai dengan besaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp1,2 juta yang telah dilakukan tahun lalu. Saat ini, program BLT UMKM masih dalam tahap pematangan agar penyaluran tepat sasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blt blt umkm Rp2,4 juta teten masduki bansos
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top