Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tol Gilimanuk-Mengwi Persingkat Waktu Tempuh ke Denpasar Jadi 1,5 Jam

Proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Provinsi Bali diperkirakan mampu mempersingkat perjalanan menuju Denpasar dari 5-7 jam menjadi 1,5-2 jam.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 11 September 2022  |  18:18 WIB
Tol Gilimanuk-Mengwi Persingkat Waktu Tempuh ke Denpasar Jadi 1,5 Jam
Jalan tol - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JEMBRANA - Proyek pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Provinsi Bali diperkirakan mampu mempersingkat waktu perjalanan menuju Denpasar dari 5-7 jam menjadi 1,5-2 jam.

Proyek jalan tol dengan anggaran Rp24,6 triliun itu disebut mampu mengurai kemacetan di jalur sepanjang 96,84 km. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi yang awalnya ditargetkan rampung pada 2028 diharapkan bisa tuntas lebih cepat yaitu pada akhir 2025.

Adapun, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi terbagi menjadi 3 Seksi. Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 km dan Seksi 3 Soka-Mengwi sepanjang 18,9 km.

Selain itu, jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan dibangun melintasi 3 Kabupaten, 13 Kecamatan dan 58 Desa, dengan pemberdayaan 4 Desa di Bali sebagai Rest Area terpadu.

"Keempat area itu antara lain Jembrana, Pekutatan, Soka, dan Tabanan," ujar Basuki di Bali, Sabtu (10/9/2022). 

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit menambahkan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan dilengkapi dengan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF).

Dengan demikian, transaksi tidak dilakukan melalui gerbang tol, tetapi melalui teknologi Global Navigation Satelite System (GNSS) yang terintegrasi melalui aplikasi smartphone dan terbaca melalui satelit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR jalan tol
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top