Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Meroket! Harga Telur di Papua Tembus Rp40.000 per Kg

Harga telur ayam terus merangkak naik, bahkan di Papua harga telur telah menembus Rp40.000 per kilogram.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  11:22 WIB
Meroket! Harga Telur di Papua Tembus Rp40.000 per Kg
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga telur ayam ras masih merangkak naik hingga saat ini. Harga telur di rata-rata pasar tradisional mencapai Rp31.900 per kilogram pada Selasa (30/8/2022).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) pada Selasa (30/8/2022) pukul 11.00 WIB, harga telur naik 1,27 persen jadi Rp31.900 per kilogram di rata-rata pasar tradisional se-Indonesia.

Harga telur ayam termurah ada di Jambi dengan harga Rp26.550 per kg, Sulawesi Selatan Rp28.250 per kg, Bali Rp28.500 per kg dan Lampung Rp29.000 per kg.

Kemudian, harga telur di Sulawesi Utara Rp29.050 per kg, Jawa Tengah Rp29.400 per kg dan Jawa Barat Rp30.100 per kg.

Selanjutnya, di Kalimantan Selatan harga telur menembus  Rp32.150 per kg, Nusa Tenggara Barat Rp32.150 per kg, Aceh Rp32.750 per kg, Kalimantan Utara Rp33.000 per kg dan DKI Jakarta Rp31.000 per kg.

Adapun harga termahal terdapat di daerah Sulawesi Tengah Rp34.750 per kg, Maluku Utara Rp36.100 per kg, Gorontalo Rp36.550 per kg dan Papua Rp40.200.

Plt. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Syailendra menjelaskan, sejumlah faktor yang menyebabkan kenaikan harga telur ayam ras yaitu kenaikan permintaan terhadap komoditas bapok tersebut dengan adanya pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kebijakan pelonggaran PPKM telah meningkatkan permintaan terhadap telur ayam ras dengan sangat signifikan yaitu sebesar 60 persen untuk memenuhi konsumsi rumah tangga; horeka hotel, restoran, dan kafe (horeka); serta industri makanan dan minuman,” kata Syailendra dalam keterangannya, Kamis (24/8/2022).

Akibat kenaikan permintaan tersebut, dia menyebut tidak sedikit pedagang besar yang meningkatkan stok telur untuk dapat memenuhi permintaan masyarakat, selain untuk keperluan mendukung program bansos/penyaluran telur kepada masyarakat.

Menurutnya, kejadian serupa pernah terjadi pada Desember 2021 dimana penyerapan telur oleh pemerintah untuk bansos menyebabkan harga telur ayam ras di tingkat peternak mencapai Rp23.000 per kg dengan puncak tertinggi terjadi pada Minggu IV Desember 2021 yang mencapai Rp26.900 per kg.

Kenaikan harga telur ayam ras di tingkat eceran terjadi akibat kenaikan harga di tingkat peternak sejak Mei 2022 yang menyentuh Rp24.000 per kg. Harga telur ayam ras selanjutnya terus meningkat hingga saat ini.

Sementara itu, harga jual di tingkat peternak dipengaruhi oleh tingginya Harga Pokok Produksi (HPP) peternak yang saat ini berkisar Rp21.000-Rp22.000 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur telur ayam harga pangan
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top