Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Minyak Goreng di Papua Mulai Turun, Kemendag Bakal Kirim 1,3 Juta Liter

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan mengirim sekitar 1,3 juta liter minyak goreng merek Minyakita ke wilayah Timur Indonesia.
Warga memperlihatkan minyak goreng kemasan saat peluncuran minyak goreng kemasan rakyat (MinyaKita) di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Warga memperlihatkan minyak goreng kemasan saat peluncuran minyak goreng kemasan rakyat (MinyaKita) di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan mengirim sekitar 1,3 juta liter minyak goreng merek Minyakita ke wilayah Timur Indonesia sebagai upaya menurunkan harga dan pendistribusian yang lebih merata.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya bersama stakeholders terkait akan mengirimkan lagi pasokan minyak goreng ke Maluku dan Papua sebanyak 1,3 juta liter.

“Dua minggu lalu saya kirim pakai tol laut minyak kemasan sederhana ke Papua dan Maluku. Minggu depan akan kirim lagi 1,3 juta [liter] ke Maluku Papua minyak goreng kemasan sederhana,” katanya usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Hal ini sebagai upaya merealisasikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp14.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan data di early warning system Kementerian Perdagangan per 5 Agustus 2022 harga minyak goreng curah di Papua terpantau menjadi yang tertinggi di Indonesia, yakni Rp20.500 per liter. Sementara untuk Maluku dan Maluku Utara yakni sebesar Rp15.000/liter dan Rp20.175 per liter.

Setelah dilakukan pengiriman 1,32 juta liter Minyakita pada 11 Agustus 2022, dalam dua minggu terpantau harga minyak di Papua dan Maluku mengalami penurunan.

Per 25 Agustus 2022, harga minyak goreng curah di Papua sebesar Rp17.000/liter atau turun Rp3.500/l, sedangkan di Maluku turun Rp500 menjadi Rp14.500/liter. Sementara untuk wilayah Maluku Utara justru mengalami kenaikan menjadi Rp21.150/liter.

Melihat peta persebaran harga minyak goreng curah dalam data Kemendag, terpantau enam wilayah yang belum mendapatkan harga sesuai HET, yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Saat ini pun ketersediaan minyak goreng terpantau cukup sebesar 629.160 ton dengan kebutuhan per bulannya sebanyak 422.000 ton. Artinya stok tersebut memiliki ketahanan sekitar 1,5 bulan.

Adapun pada pengiriman sebelumnya, pendistribusian Minyakita ke wilayah timur Indonesia ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, dan ID Food selaku BUMN pangan pemasok Minyakita, serta dukungan dari PT Bina Karya Prima (BKP) selaku produsen minyak goreng.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper