Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Commonwealth Australia Khawatir soal Inflasi dan Suku Bunga

Tekanan inflasi dan kenaikan suku bunga akan meningkatkan beban hidup masyarakat dan berpotensi berdampak negatif terhadap permintaan kredit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  07:13 WIB
Commonwealth Australia Khawatir soal Inflasi dan Suku Bunga
Logo Commonwealth Bank.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Commonwealth Bank of Australia mengingatkan era suku bunga tinggi dan tingkat inflasi akan memukul permintaan kredit. 

Meski pada semester I/2022, bank membukukan laba di atas proyeksi, tekanan ekonomi akan meningkatkan beban hidup masyarakat. 

Kendati demikian pemberi pinjaman terbesar di Australia telah melewati rekor kenaikan suku bunga Bank sejak Mei dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kredit bermasalah bahkan setelah bertahun-tahun persaingan ketat di pasar hipotek. 

"Inflasi tinggi, dan kami telah melihat peningkatan pesat dalam tingkat uang tunai yang berdampak negatif pada kepercayaan konsumen," kata kata Chief Executive Officer Commonwealt Matt Comyn, mengutip Bloomberg, Selasa (10/8/2022).

Commonwealth juga melaporkan penurunan 18 basis poin dalam margin bunga bersih yang menjadi 1,9 persen, diiringi kenaikan dalam aset likuiditas tinggi dengan imbal hasil rendah dan pinjaman rumah yang lebih rendah. Bank masih mengharapkan margin tersebut meningkat karena suku bunga terus meningkat.

Adapun Commonwealth Bank of Australia membukukan pertumbuhan laba 11 persen secara tahunan menjadi US$6,7 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

commonwealth bank perbankan ekonomi global

Sumber : Bloomberg

Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top