Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Angkutan Barang Naik, KAI Logistik Catatkan Laba Rp45 Miliar

Kinerja KAI Logistik menuju tren pra pandemi. Pada 2019, pendapatan KAI Logistik mencapai Rp1,049 triliun.
PT KAI Divre III menggenjot usaha angkutan batu bara dengan menggandeng PT Gumay Prima Energi (PGE), anak usaha PT Royaltama Mulya Kencana (RMK)./Istimewa
PT KAI Divre III menggenjot usaha angkutan batu bara dengan menggandeng PT Gumay Prima Energi (PGE), anak usaha PT Royaltama Mulya Kencana (RMK)./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Volume angkutan barang dengan kereta api pada Juni 2022 tercatat sebesar 5,16 juta ton, atau tumbuh 13 persen secara tahunan dari Juni 2021 yakni 4,57 juta ton. Hal tersebut ikut mendorong PT Kereta Api Logistik atau KAI Logistik mencatatkan kinerja positif dari sisi pendapatan.

Direktur Utama KAI Logistik TLN Ahmad Malik Syah menyampaikan bahwa KAI membukukan pendapatan Rp492 miliar atau 88 persen dari target. Realisasi pendapatan itu tumbuh 3 persen dibandingkan periode  semester I/2021.

Kinerja positif pada semester I/2022, lanjut Malik, juga mengantarkan KAI Logistik mencatatkan laba komprehensif hingga Rp45 miliar.

"Laba komprehensif sebesar Rp45 M dan tercapai 100% dari programnya," terangnya, Senin (8/8/2022).

Menurut Malik, kinerja pendapatan pada semester I/2022 itu dibantu oleh angkutan untuk batu bara yang memiliki volume tertinggi selama periode tersebut, yakni 7,16 juta ton.

Kendati demikian, layanan angkutan limbah tercatat merupakan yang memiliki kinerja terbaik dengan capaian 100 persen yakni 3.165 ton. Kemudian, layanan angkutan dengan kinerja terbaik selanjutnya diikuti olrh angkutan kontainer sebesar 708.240 ton.

Adapun, KAI Logistik menargetkan pendapatan sebesar Rp1,158 triliun pada 2022 atau tumbuh 16 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari 2021. Pada 2021, KAI Logistik meraup pendapatan sebesar Rp997 miliar.

"Kita targetkan tumbuh 16 persen tahun ini. Insya Allah tercapai," kata Malik secara terpisah pada akhir April 2022 lalu.

Malik mengatakan target pertumbuhan pada 2022, apabila tercapai, maka sudah kembali ke level pra pandemi. Pada 2019, pendapatan KAI Logistik mencapai Rp1,049 triliun.

"Jadi [target] 2022 ini sudah kembali ke atas level sebelum pandemi," ujarnya.

Adapun, volume angkutan barang melalui kereta api juga tercatat tumbuh positif secara bulanan yakni sebesar 8,04 persen dari Mei 2022 yaitu 4,78 juta ton.

Tidak hanya angkutan kereta api, angkutan barang laut domestik turut tumbuh positif yakni 1,33 persen secara tahunan dan 6,89 persen secara bulanan, menjadi 26,75 juta ton pada Juni 2022. Sebelumnya, volume angkutan laut domestik pada Juni 2021 yakni 26,40 juta ton dan 25,02 juta ton pada Mei 2022.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper