Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Imbau Harga Tiket Pesawat Terjangkau, Ini Caranya

Maskapai diimbau untuk membuat harga tiket pesawat menjadi terjangkau bagi masyarakat kendati pemerintah merestui kebijakan pengenaan biaya tambahan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  15:01 WIB
Kemenhub Imbau Harga Tiket Pesawat Terjangkau, Ini Caranya
Ilustrasi. Penumpang pesawat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau maskapai menerapkan harga tiket pesawat yang lebih terjangkau lewat beberapa cara kendati pemerintah telah merestui kebijakan pengenaan biaya tambahan (fuel surcharge).

Plt. Dirjen Perhubungan Udara Nur Isnin menjelaskan maskapai juga perlu menjaga keterjangkauan tarif tiket pesawat mengingat mobilitas masyarakat juga harus dilayani dengan baik.

Oleh karena itu, Isnin menyarankan kendati diperbolehkan menaikkan tarif dalam skema biaya tambahan, jangan sampai membuat masyarakat kesulitan melakukan mobilitas. Maskapai, diminta untuk melihat berbagai peluang agar tetap bisa melayani melalui berbagai inovasi, tidak selalu atau semata mata hanya dengan menaikkan harga tiket.

"Salah satu contoh untuk menjaga keterjangkauan pesawat adalah dengan melakukan upaya peningkatan load factor atau jumlah penumpang per penerbangan di rute-rute yang masih memungkinkan sehingga dapat menaikkan pendapatan secara agregat," ujarnya, Senin (8/8/2022).

Hal lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan lebih efisien dalam operasi penerbangan. Dia menyarankan agar di rute-rute gemuk yang memiliki tingkat keterisian tinggi, maskapai memiliki ruang yang lebih menerapkan harga tiket yang lebih terjangkau.

"Kami juga terus mendorong operator bandara utk juga melakukan penataan jam operasi bandara agar bisa meningkatkan utilitas armada," imbuhnya.

Selain itu, Isnin menyebut insentif regulator juga akan diupayakan guna memberi ruang yang lebih kepada operator penerbangan untuk menerapkan harga tiket yang lebih terjangkau.

Pasalnya, saat ini nasyarakat dan aktivitas ekonomi memerlukan layanan transportasi udara dan konektivitas yang lebih baik dengan tarif terjangkau. Sementara itu, operator juga membutuhkan pengguna jasa.

"Untuk itulah kami selaku regulator perlu mengimbau kepada rekan-rekan operator penerbangan," tekannya.

Dia menilai upaya menjaga konektivitas udara harus tetap dapat berjalan dengan baik mengingat Indonesia adalah negara kepulauan.

Di sisi lain, dalam situasi melonjaknya harga avtur dunia, perlu dilakukan langkah agar maskapai tetap dapat melayani dengan baik serta menjaga aspek keselamatan dan kenyamanan. Sesuai ketentuan, pemerintah telah menerbitkan KM 142/2022 terkait dengan tambahan fuel surcharge. Kebijakan ini diberlakukan dengan catatan bersifat opsional dan dalam jangka waktu 3 bulan untuk dievaluasi kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tiket pesawat Kemenhub maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top