Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Angkasa Pura II Bertemu Bos Bandara Changi, Bahas Apa?

PT Angkasa Pura II (Persero) dan Changi Airport Group kembali bertemu untuk mengeksplorasi tiga aspek kerja kedua perusahaan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  13:59 WIB
Angkasa Pura II Bertemu Bos Bandara Changi, Bahas Apa?
Pengunjung mengelilingi Rain Vortex di tengah-tengah Terminal Jewel di Bandara Internasional Changi, Singapura, Kamis (11/4/2019). - Bloomberg/Wei Leng Tay\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) dan Changi Airport Group kembali menggelar pertemuan kedua di kawasan Bandara Soekarno-Hatta guna mengeksplorasi tiga aspek kerja sama strategis.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin memaparkan pembahasan yang dilakukan adalah pertama terkait dengan sinergi pengembangan pariwisata.

AP II meminta kepada Changi Airport Group menyediakan ruang khusus di Bandara Changi seperti misalnya digital banner dan media lainnya untuk mempromosikan lima destinasi super prioritas di Indonesia. Lima destinasi tersebut yakni Candi Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Danau Toba (Sumatera Utara) dan Likupang (Sulawesi Utara).

"Kami berharap promosi di lima destinasi super prioritas ini dapat mendukung sektor pertumbuhan pariwisata di Indonesia. Penumpang internasional setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dapat melanjutkan perjalanan menuju lima destinasi super prioritas," ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (4/8/2022).

Selanjutnya, yang kedua adalah sinergi penerapan Airport Collaborative Decision Making (ACDM) antara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Changi.

AP II telah menerapkan ACDM di Bandara Soekarno-Hatta sebagai sistem yang mewadahi kerja sama berbasis informasi secara real time dari seluruh stakeholder yakni operator bandara, maskapai, ground handling, dan air traffic services, serta mitra pendukung lainnya.

“Sinergi ACDM antara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Changi dapat membuat penerbangan rute Jakarta-Singapura semakin optimal dan efisien, yang berujung pada peningkatan layanan bagi para penumpang,” jelasnya.

CEO Changi Airport Group Lee Seow Hiang menuturkan Bandara Changi dan Bandara Soekarno-Hatta merupakan rekanan yang jika bersinergi maka akan memiliki sistem yang besar.

Apabila Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Changi dapat bersinergi terkait operasional penerbangan salah satunya melalui ACDM, maka kedua bandara dapat melakukan perencanaan dengan baik semisal dalam menghadapi keterlambatan penerbangan atau delay.

“Jika kita bersama-sama, maka kita punya sistem yang besar,” ujar Lee Seow Hiang.

Adapun saat ini rata-rata penerbangan di rute Jakarta - Singapura adalah sebanyak 37 penerbangan take off dan landing dalam satu hari. Selama ini rute Jakarta - Singapura - Jakarta menjadi salah satu rute internasional tersibuk di dunia.

Menindaklanjuti rencana sinergi ACDM ini, AP II dan Changi Airport Group akan membentuk tim bersama guna membahas penerapan ACDM.

Sementara itu poin ketiga atau terakhir kerja sama adalah AP II dan Changi Airport Group bersama maskapai di dalam periode pemulihan. Hal ini sesuai dengan regulasi yang berlaku, akan mendorong optimalisasi penerbangan di bandara-bandara AP II.

Optimalisasi penerbangan salah satunya adalah mendorong kolaborasi operasional penerbangan semisal penumpang dari Singapura tujuan Jakarta dapat melanjutkan penerbangan ke bandara-bandara AP II lainnya dengan mudah.

Selanjutnya, pertemuan kedua antara AP II dan Changi Airport Group ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk tim bersama di antara kedua operator bandara, sehingga tujuan mengakselerasi dapat tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura ii bandara changi Pariwisata bandara soekarno-hatta destinasi wisata
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top