Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pertemuan Menkeu dan Bank Sentral 20 Negara Ekonomi Terbesar Dunia Rampung, Ini Hasilnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa G20, yakni 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia, sebagai forum utama untuk mengoordinasikan isu-isu ekonomi global, tetap berkomitmen dalam melakukan tindakan nyata untuk mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 17 Juli 2022  |  16:34 WIB
Pertemuan Menkeu dan Bank Sentral 20 Negara Ekonomi Terbesar Dunia Rampung, Ini Hasilnya
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen di agenda pertemuan bilateran Indonesia-AS di sela-sela Finance Minister and Central Bank Governors (FMCBG) G20 Nusa Dua, Bali (16/7/2022) - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pertemuan ketiga para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G20 telah selesai. Terdapat tujuh pembahasan utama dalam pertemuan selama sepekan itu.

Pertemuan ketiga Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) G20 di bawah Presidensi Indonesia telah rampung pada Sabtu (16/7/2022). Pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota G20, negara-negara undangan termasuk Ukraina, dan sejumlah organisasi internasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa G20, sebagai forum utama untuk mengoordinasikan isu-isu ekonomi global, tetap berkomitmen dalam melakukan tindakan nyata untuk mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.

"Kami telah mampu membuat kemajuan dalam membangun jembatan satu sama lain sampai hari ini dan selanjutnya, untuk mengatasi tantangan yang kami hadapi," kata Sri Mulyani pada Sabtu (17/7/2022).

Dia menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 membahas tujuh agenda, yakni:

1. Ekonomi dan risiko global

2. Agenda kesehatan global

3. Arsitektur keuangan internasional

4. Masalah sektor keuangan

5. Keuangan berkelanjutan

6. Infrastruktur

7. Perpajakan internasional

Sri Mulyani menyampaikan bahwa dalam agenda ekonomi dan risiko global, pembahasan tertuju pada dua topik utama, yaknu situasi ekonomi global saat ini dan tantangannya, termasuk soal dampak pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina terhadap prospek ekonomi global, inflasi global, hingga ketahanan pangan dan energi.

"Banyak anggota menyadari bahwa ketidakseimbangan pasokan dan permintaan telah memperburuk tantangan saat ini karena gangguan rantai pasokan global dan kenaikan harga komoditas dan energi" katanya.

Sri Mulyani menyebut bahwa Presidensi Indonesia menegaskan bahwa G20 harus mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat internasional soal komitmen yang kuat untuk bertindak.

"Artinya, di G20, semua anggota perlu memastikan bahwa G20 memiliki hasil nyata untuk menjawab tantangan global saat ini. Melalui inisiatif nyata, dunia akan segera pulih dan bangkit lebih kuat," kata Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

g20 sri mulyani menteri keuangan kementerian keuangan Bank Indonesia
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top