Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peternak Ayam: Harga Jagung Turun, Pakan Ternak Masih Mahal

Peternak ayam mengeluh meski harga jagung sudah turun, pakan jadi yang dibuat oleh pabrikan tidak ikut turun.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  16:08 WIB
Peternak Ayam: Harga Jagung Turun, Pakan Ternak Masih Mahal
Pekerja mengeringkan jagung yang baru dipipil di Desa Balongga, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (6/9/2021). Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara nasional khusus untuk sektor pertanian jagung hingga akhir Agustus 2021 telah mencapai Rp1,76 triliun yang disalurkan kepada 72.070 debitur. ANTARA FOTO - Basri Marzuki
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Peternak ayam mengeluh kepada Badan Pangan Nasional terkait harga pakan yang masih berada di harga yang tinggi meskipun harga jagung terpantau sudah turun.

Sekretaris Jenderal Gabungan Asosiasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi menyampaikan bahwa hingga saat ini meski harga jagung sudah turun, pakan jadi yang dibuat oleh pabrikan masih tidak ikut turun.

“Pakan itu mestinya sudah turun karena harga jagung sudah turun, kenyataannya nggak turun,” ujarnya, Senin (11/7/2022).

Dia menyampaikan saat ini harga jagung sudah di angka Rp4.300 per kilogram. Jauh dari harga pada tempo hari yang mencapai Rp6.000/kg. Sementara harga pakan sendiri berada di rentang Rp8.500 hingga Rp9.500 per Kg.

Sementara berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 7/2020, harga acuan jagung sebesar Rp4.500 per kilogram.

Kondisi ini, menurut Sugeng, menahan harga pangan strategis seperti telur dan daging ayam tertahan tinggi dari harga acuan.

“Kami 70 persen biaya [produksi] dari pakan, jadi kalau mau naik turunkan harga ayam, naik turunkan juga harga pakan,” lanjutnya.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin (11/7/2022), harga telur ayam ras mengalami kenaikan, yaitu Rp29.500/kg, atau naik 0,68 persen dibanding kemarin.

Selain kenaikan harga bahan baku pakan, pedagang melihat kenaikan yang terjadi disumbang oleh momen Iduladha yang mana terjadi kenaikan permintaan.

Badan Pangan Nasional pun melakukan fasilitasi distribusi jagung ke peternak kecil dan mandiri di wilayah Jawa Tengah seperti Kendal, Blitar, Solo, dan D.I Yogyakarta.Sementara ini, menurut Sugeng, jagung telah diterima oleh para peternak ayam petelur, bukan broiler.

Pengiriman tersebut dilakukan oleh Badan Pangan Nasional dari wilayah Nusa Tenggara Barat dengan volume sekitar 1.000 ton.

Pada hari ini, Sugeng bersama pihaknya telah melakukan diskusi bersama Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional terkait hal tersebut. 

"Kami sudah sampaikan kepada Badan Pangan Nasional, katanya mereka akan tindak lanjut koordinasi dengan asosiasi jagung, harapan kami harga pakan jadi segera turun," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakan ternak harga jagung telur ayam badan pangan nasional (BPN)
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top