Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Peternak Unggas Malaysia Minta Larangan Ekspor Dicabut, Khawatir Pasar Tergerus Indonesia

Livestock Farmers' Associations of Malaysia (FLFAM) Jeffry Ng mengatakan mereka sedang melakukan pembicaraan dengan pemerintah untuk mengakhiri larangan ekspor yang berlaku mulai 1 Juni lalu.
Ilustrasi peternakan unggas/disnak.jabarprov.go.id
Ilustrasi peternakan unggas/disnak.jabarprov.go.id

Indonesia Sambut Keran Ekspor ke Singapura

Sebelumnya, Gabungan Asosiasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (GOPAN) menyambut baik dibukanya keran ekspor olahan ayam dari beberapa perusahaan Indonesia ke Singapura.

Pengusaha menilai kebijakan itu jadi langkah awal membaiknya kondisi industri perunggasan Indonesia. Sebab, pelaku usaha kecil bisa lebih baik pangsa pasarnya.

Sekretaris Jenderal Gabungan Asosiasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Sugeng Wahyudi mengatakan, kondisi pasar unggas khususnya ayam saat ini diperebutkan oleh perusahaan besar dan pelaku usaha kecil. Dengan kondisi ini, pelaku usaha kecil kerap kalah bersaing.

“Kepentingan peternak mandiri kecil itu berbagi pasar. Artinya, produk perusahaan besar tidak semuanya dipasarkan di dalam negeri. Saat ini kan pasar becek saja dikuasai perusahaan besar yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Sugeng kepada Bisnis, Senin (4/7/2022).

Menurut Sugeng saat ini ada dua jenis peternak ayam yang ada Indonesia. Pertama adalah peternak ayam terintegrasi yang terdiri dari perusahaan besar karena memproduksi pakan dan menetaskan ayam sendiri dengan skala besar. Sementara yang kedua adalah peternak ayam nonintegrasi, yang terdiri dari peternak kecil yang mengandalkan suplai dari perusahaan terintegrasi.

Halaman
  1. 1
  2. 2
  3. 3

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper